News

Yogyakara Darurat, Bibit Siklon 98S Berpotensi Picu Bencana Besar 17–22 November

×

Yogyakara Darurat, Bibit Siklon 98S Berpotensi Picu Bencana Besar 17–22 November

Sebarkan artikel ini
siklon tropis
Bibit Siklon Tropis,

KITAINDONESIASATU.COM – Yogyakarta memasuki fase siaga tinggi setelah Bibit Siklon Tropis 98S terdeteksi berpotensi membawa hujan ekstrem, angin kencang, hingga ancaman banjir dan longsor.

Kepala Stasiun Meteorologi Yogyakarta, Warjono, mengungkapkan bahwa sederet wilayah, mulai dari Kota Yogyakarta, Sleman, Kulon Progo, hingga Gunungkidul, masuk dalam zona berisiko tinggi.

“Waspada ancaman banjir dan angin kencang yang bisa memicu pohon tumbang di berbagai titik Kota Yogyakarta,” ujarnya, Minggu (16/11).

Warga Sleman diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama di area rawan longsor seperti Turi, Pakem, Cangkringan, dan Prambanan.
Daerah Minggir, Seyegan, Tempel, Sleman, dan Mlati juga diingatkan soal potensi banjir dan dampak angin kencang.

Pun juga Kulon Progo tak luput dari ancaman. Kawasan seperti Girimulyo, Samigaluh, Kalibawang, Nanggulan, hingga Kokap masuk daftar merah longsor, sementara Panjatan, Lendah, dan Galur berisiko banjir.

Gunungkidul mewaspadai potensi longsor dan banjir terutama di Semanu, Patuk, Gedangsari, Wonosari, Playen, Paliyan, Ngawen, hingga Semin.

Warga Bantul di wilayah Sedayu, Kasihan, Sewon, Banguntapan, Piyungan, Imogiri, hingga Dlingo diimbau meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan banjir.

BMKG melalui Stasiun Klimatologi meminta masyarakat dan pemerintah daerah mengantisipasi risiko bencana hidrometeorologi, terutama karena cuaca ekstrem diprediksi terjadi pada 17–22 November 2025. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *