KITAINDONESIASATU.COM – Sebanyak 52 warga di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, dilaporkan meninggal dunia akibat pneumonia selama enam setengah bulan terakhir.
Meningkatnya kasus penyakit tersebut diduga dipicu oleh tingginya angka infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) yang lebih sering terjadi saat musim kemarau.
Kasus Pneumonia Meningkat, Masyarakat Diminta Lebih Waspada
Berdasarkan data RSUD Jombang, jumlah pasien pneumonia terus mengalami peningkatan sejak awal musim kemarau.
Rumah sakit tersebut menerima sekitar dua hingga tiga pasien baru setiap hari yang merupakan rujukan dari berbagai puskesmas di wilayah Kabupaten Jombang.
Direktur RSUD Jombang, dr. Puji Umbaran, menyampaikan bahwa sejak Januari hingga pertengahan Juli tercatat sebanyak 617 pasien menjalani perawatan akibat pneumonia dengan tingkat keparahan yang berbeda-beda. Dari total tersebut, 52 pasien dinyatakan meninggal dunia.
Menurutnya, cuaca panas, berdebu, dan kering selama musim kemarau menjadi salah satu faktor yang meningkatkan risiko terjadinya ISPA.
Jika tidak ditangani dengan baik, infeksi tersebut dapat berkembang menjadi pneumonia yang menyerang paru-paru dan menyebabkan kantong udara terisi cairan.
Pneumonia merupakan penyakit yang perlu diwaspadai karena dapat menimbulkan komplikasi serius, terutama pada anak-anak, lansia, dan penderita penyakit kronis.
Oleh karena itu, masyarakat diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala seperti batuk berkepanjangan, demam, sesak napas, atau nyeri dada.





