News

Warga Dua Kampung di Cikande Masih Terkurung Banjir

×

Warga Dua Kampung di Cikande Masih Terkurung Banjir

Sebarkan artikel ini
banjirciaknde
Konsidi Perumahan Taman Cikande, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang. (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM-Hingga hari Sabtu (24/02/2026) ratusan warga Kampung Parung Ceuri dan Kampung Lebak Gedong, Desa Cikande, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, Banten, masih terisolasi sejak dilanda banjir hari Rabu (21/01/2026). 

Camat Jayanti Yandri Permana mengatakan terdapat 250 jiwa dari 88 keluarga yang masih terisolasi di dua kampung yang terendam banjir. “Ada sekitar 88 keluarga atau 250 jiwa yang terisolasi di Kampung Parung Ceuri dan Lebak Gedong, Desa Cikande,” kata Yandri, kemarin.

Yandri menyebut, dua kampung di Desa Cikande itu merupakan bagian dari sembilan lokasi banjir lain yang tersebar di Desa Jayanti, Pasir Gintung dan Pasir Muncang dengan ketinggian banjir bervariatif, antara 70 sentimeter hingga lima meter.

Proses evakuasi 250 jiwa di Kampung Parung Ceuri dan Lebak Gedong, lanjut Yandri, terkendala minimnya peralatan evakuasi berupa perahu mesin. Sebab, air luapan Sungai Cidurian sangat deras sehingga menyulitkan petugas melakukan evakuasi dengan perahu dayung. 

‎”Untuk evakuasi butuh perahu bermesin, karena kalau pakai perahu karet yang dayung enggak bakal bisa, karena memang kondisi arus sungai Cidurian sangat deras,” jelasnya.

Dengan kondisi tersebut, Yandri telah meminta bantuan kepada TNI untuk mengirimkan bantuan sarana prasarana kebencanaan yang ideal untuk mengevakuasi warga.

‎‎”Kami sudah berkoordinasi dengan TNI supaya mereka bisa mengirimkan bantuan berupa perahu bermesin untuk mengevakuasi warga yang masih terjebak,” tutupnya.

Sedangkan banjir setinggi empat meter merendam rumah warga di Perumahan Taman Cikande, Jayanti, Kabupaten Tangerang, Banten. Sekitar 500 jiwa mengungsi dari ratusan rumah warga yang terletak di RT 04, RW 05 hampir seluruhnya tenggelam akibat luapan aliran sungai yang terjadi sejak Jumat (23/01/2026) dini hari. Yandri mengungkapkan, hingga saat ini sekitar pada 702 kepala keluarga (KK) atau 2.532 jiwa yang terdampak banjir. “Hampir seluruh rumah di RW 04 terendam banjir. Kemudian di RT 05 yang lokasinya lebih tinggi, sekitar sepertiga rumah juga sudah terendam,” ungkapnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *