KITAINDONESIASATU.COM -Banjir di Kota Makassar mulai surut, dengan hanya dua kecamatan yang masih tergenang air, yakni Kecamatan Manggala dan Kecamatan Biringkanaya. Meskipun demikian, masih ada warga yang tinggal di lokasi pengungsian.
Munafri Arifuddin, Wali Kota Makassar Terpilih 2024, menyalurkan bantuan sembako kepada warga yang terdampak banjir di lokasi pengungsian di Kompleks Bambu-bambu, Manggala.
Appi, sapaan akrab Wali Kota terpilih, juga mengunjungi posko pengobatan gratis yang dibuka bersama tim kesehatan dari Fakultas Kedokteran Universitas Bosowa.
Appi berharap banjir segera surut dan warga dapat kembali ke rumah mereka.
“Ketinggian air masih terlihat, tapi Alhamdulillah hari ini sudah surut. Semoga para saudara kita yang mengungsi dapat segera kembali ke rumah mereka untuk membersihkan,” kata Appi sebagaimana dikutip Sabtu 28 Desember 2024.
Ia juga mengungkapkan bahwa pengobatan gratis dilakukan bersama Universitas Bosowa untuk membantu warga yang terdampak di Bambu-Bambu, Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala.
Appi berencana mengumpulkan para ahli dan akademisi dari universitas untuk mencari solusi pencegahan banjir di Kota Makassar.
“Yang terpenting adalah bagaimana pemerintah menemukan solusi terbaik, karena banjir ini sudah terjadi sejak 2010. Kami akan mengkaji aliran air agar banjir tidak datang seburuk ini,” tambahnya.
Sementara itu, Akademisi dari Universitas Hasanuddin Makassar, Prof. Farouk Maricar, mengungkapkan bahwa tata kelola banjir di Kota Makassar belum optimal.
