KITAINDONESIASATU.COM– Di tengah derasnya arus modernisasi, Kota Bogor terus menjaga dan menguatkan jati diri budayanya. Salah satunya melalui ajang Unjuk Kabisa Pasanggiri Mojang Jajaka (Moka) Tahun 2025 yang digelar di Lantai 2 Mall Botani Square, Jalan Raya Pajajaran, Kota Bogor, Minggu 5 Oktober 2025.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, yang hadir membuka kegiatan tersebut mengapresiasi semangat dan kreativitas para peserta dalam menampilkan kemampuan terbaik mereka. Menurutnya, Unjuk Kabisa tidak hanya menjadi ajang unjuk keterampilan, tetapi juga sarana memperkuat kebanggaan terhadap budaya dan identitas lokal.
“Melalui unjuk kabisa ini bukan hanya melestarikan budaya lokal, budaya Sunda, kebiasaan dan kreativitas terbaik untuk Bogor, tetapi kita juga bisa menunjukkan kepada dunia bahwa Bogor tetap cinta pada budaya. Dari Bogor untuk Indonesia,” kata Dedie.
Ia pun menyampaikan apresiasi khusus kepada 15 pasang Moka Kota Bogor yang telah terpilih sebagai finalis setelah melewati serangkaian proses seleksi. “Mudah-mudahan kalian bisa menampilkan unjuk kabisa semaksimal mungkin dan memastikan dewan juri terpesona,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Pasanggiri Mojang Jajaka Kota Bogor Tahun 2025, Maryam Auliyah Sadikin, menjelaskan bahwa rangkaian seleksi telah berlangsung sejak 6 September 2025. Mulai dari tahap verifikasi peserta, penentuan semifinalis, city tour, hingga akhirnya terpilih 30 finalis untuk tampil dalam unjuk kabisa.
“Kegiatan ini dimulai dari verifikasi peserta, semi finalis, lalu ada city tour, dan terpilihlah 30 finalis pada hari ini,” pungkas Maryam.
Gelaran Moka 2025 ini diharapkan tidak hanya menjadi panggung bagi generasi muda Bogor dalam mengasah keterampilan dan percaya diri, tetapi juga wadah untuk menghidupkan kembali kecintaan masyarakat terhadap budaya Sunda sebagai bagian penting dari identitas Kota Hujan. (Nicko)




