Leli menegaskan profesi apoteker memiliki peran strategis dalam menjaga mutu pelayanan kesehatan dan keselamatan pasien.
Karena itu, ia berharap para lulusan baru mampu memberikan kontribusi nyata di berbagai fasilitas kesehatan sekaligus mendukung program edukasi kesehatan masyarakat.
“Peran para apoteker ini sangat strategis, karena di tangan apotekerlah mutu pelayanan kesehatan dan keselamatan pasien itu berada,” katanya.
Sementara itu, Rektor Universitas Garut, Irfan Nabhani, turut memberikan apresiasi kepada seluruh lulusan Apoteker Angkatan XIII yang berhasil menyelesaikan pendidikan dengan tingkat kelulusan 100 persen.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti kekompakan dan semangat para mahasiswa selama menjalani proses pendidikan profesi.
“Presentase kelulusan angkatan ini mencapai 100 persen. Ini adalah bukti kekompakan dan semangat kebersamaan selama menjalani pendidikan di Universitas Garut,” ujar Irfan.
Ia menambahkan prosesi sumpah profesi apoteker memiliki makna khusus karena bukan sekadar seremoni akademik, tetapi menjadi awal perjalanan pengabdian di dunia kesehatan.
