KITAINDONESIASATU – Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta memasuki babak baru dalam kepemimpinannya. Prof. Dr. Noorhaidi, M.A., M.Phil., Ph.D. resmi mengambil alih tongkat estafet sebagai Rektor untuk periode 2024-2028, menggantikan Prof. Dr. Al Makin, M.A. yang telah menuntaskan masa jabatannya.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat pada Jumat (9/8/2024) di Auditorium HM Rasjidi, Kantor Kementerian Agama RI, Jakarta. Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas memimpin langsung upacara pengukuhan ini, disaksikan oleh jajaran pejabat tinggi Kementerian Agama termasuk Sekjen Muhammad Ali Ramdhani dan Irjen Faisal.
Acara ini juga dihadiri oleh berbagai pimpinan unit kerja Kementerian Agama, staf khusus dan tenaga ahli menteri, serta perwakilan Dharma Wanita Persatuan Kementerian Agama, menunjukkan besarnya perhatian terhadap pergantian kepemimpinan di salah satu perguruan tinggi Islam ternama di Indonesia ini.
Proses pemilihan rektor baru ini telah dimulai sejak Februari 2024, menyusul akan berakhirnya masa jabatan rektor sebelumnya pada 9 Juli 2024. Dr. Faisal Luqman Hakim, selaku Ketua Panitia Penjaringan, menjelaskan bahwa proses ini melalui beberapa tahapan, mulai dari sosialisasi, pendaftaran, hingga pemaparan visi dan misi di hadapan Senat Universitas.
“Kami memulai dengan pengumuman dan sosialisasi dari 28 Februari hingga 22 Maret 2024. Pendaftaran dibuka dari 22 hingga 27 Maret, dilanjutkan dengan verifikasi administrasi pada 28 Maret. Penetapan calon yang memenuhi syarat administratif dilakukan pada 1 April,” ujar Dr. Faisal, menguraikan tahapan yang telah dilalui.
Dengan terpilihnya Prof. Noorhaidi sebagai rektor, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian, serta memperkuat perannya dalam pengembangan ilmu pengetahuan yang berlandaskan nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan. (Sasty)


