Ibu korban, Devaki, mendengar teriakan putrinya dan bergegas keluar rumah. Namun, remaja tewas diserang gajah liar itu sudah tak bisa diselamatkan.
Ayahnya, Girish, yang sempat memarkir sepeda motor, kembali dan mendapati putrinya telah meninggal dunia.
Jenazah korban kemudian dibawa ke rumah sakit pemerintah setempat untuk dilakukan autopsi.
Kematian ini memicu kemarahan warga. Penduduk desa bersama organisasi petani dan kader Partai Bharatiya Janata melakukan aksi protes dengan memblokir jalur Mysuru–Bantwal selama lebih dari dua jam.
Aksi tersebut menyebabkan kemacetan panjang dan menjadi bentuk desakan agar pemerintah menangani konflik manusia dan satwa liar yang memicu berulangnya serangan gajah di India.
Pemerintah Karnataka kemudian mengumumkan santunan sebesar Rs 20 lakh bagi keluarga korban.




