Kerja sama tersebut sekaligus dapat membuka peluang perluasan pasar bagi produk-produk turunan perikanan.
Dengan begitu, pertumbuhan usaha di kawasan tersebut tidak hanya berdampak terhadap pelaku bisnis, tetapi juga berpotensi memperluas kesempatan kerja masyarakat sekitar.
Dalam peninjauan itu, pelaku usaha turut menyampaikan sejumlah kebutuhan yang berkaitan dengan operasional kegiatan perikanan.
Di antaranya adalah kecukupan BBM bersubsidi dan ketersediaan air bersih.
Kedua kebutuhan tersebut dinilai penting untuk mendukung aktivitas sekitar 70 hingga 80 kapal penangkap ikan yang beroperasi di wilayah tersebut.
Menaker Siap Jembatani Aspirasi Pelaku Usaha
Menanggapi berbagai kebutuhan tersebut, Menaker Yassierli menyatakan akan membantu menjembatani komunikasi dengan kementerian maupun lembaga yang memiliki kewenangan terkait.






