News

Terpeleset Saat Melepas Kail di Air, ABG Tenggelam di Sungai Krekel Bantur Malang

×

Terpeleset Saat Melepas Kail di Air, ABG Tenggelam di Sungai Krekel Bantur Malang

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi tenggelam. (Ist)
Ilustrasi tenggelam. (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Ini menjadi pelajaran kita semua khususnya bagi Anda yang tidak bisa berenang, agar berhati-hati berada di dekat sungai yang dalam.

Hal ini dialami seorang pelajar remaja yang tenggelam di Sungai Krekel Bandungrejo, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang tenggelam saat membetulkan kail pancing yang menyangkut di air.

Korban tidak menyadari jika kailnya menyangkut di air sungai yang memiliki kedalaman 4 meter, hingga terpeleset dan terjebur dan tenggelam, Jumat (14/2/2025).

Diketahui korban bernama Ahmad Zakaria (14) pelajar kelas 8 MTs Tulungrejo, Kabupaten Malang meninggal dunia setelah tenggelam tidak bisa berenang.

Emak-emak Naik Scoopy Terjungkal Masuk Parit Jalan Tumpakpelem-Sawoo Ponorogo, Kehilangan Nyawa

Menurut informasi dari Kasihumas Polres Malang, AKP Ponsen Dadang Martianto mengatakan polisi yang datang kelokasi melakukan pencarian korban ternggelam bersama warga.

Menurutnya peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13:00 WIB, usai sholat Jumat korban bersama temannya, Dimas Wahyu Nur Prabowo (13) memancing di sungai Krekel.

Tiba-tiba saat memancing sekitar pukul 16:00 WIB kail pancing menyangkut di dasar sunai yang dalam.

Korban kemudian berusaha melepas kail pacing yang menyangkut itu, namun diduga terpeleset dan terjatuh ke dalam sungai.

Sebenarnya, teman korban Dimas berusaha menolong korban dengan mengulurkan kayu untuk diraih korban, namun upaya itu gagal.

Namun korban Ahmad yang tidak bisa berenang juga semakin tenggelam, Dimas kemudian segera mencari bantuan ke warga di sekitarnya.

Kisruh di Jalanan, Puluhan Anggota Pencak Silat Nginap di Mapolres Blitar

Petugas dan warga yang datang ke lokasi kejadian korban sudah tidak ada lagi dan tenggelam ke dalam air, hingga dilakukan pencarian.

Jasad korban tenggelam akhirnya ditemukan satu jam kemudikan sekitar pukul 17:15 dalam keadaan sudah meninggal dunia.

Polsek awal kemudian melakukan menyelidikan dengan mengumpulkan keterangan dari para saksi, hingga diperoleh kesimpulan korban tidak ada tanda-tanda kekerasan.

Menurut AKP Dadang dari hasil pemeriksaan tidak ada tanda-tanda kekerasan dan dinyatakan murni kecelakaan, setelah dilakukan identifikasi, dan korban langsung diserahkan ke pihak keluarga.

Terkait peristiwa itu, Polres Malang menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati berada di dekat air yang dalam, apalagi jika tidak bisa berenang.

Pihak orang tua juga harus lebih waspada mengawasi anak-anaknya yang melakukan aktivitas di dekat air seperti sungai danau maupun pantai.

Jika memungkinkan pastikan anak-anak memiliki kemampuan berenang sebagai langkah antisipasi agar aman berman di dalam air. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *