KITAINDONESIASATU.COM – Pelajaran bagi para pengendara kendaraan yang melintas di rel KA, karena kasus kecelakaan diperlintasan KA jenisnya bermacam-macam.
Jika kebanyakan pengendara di perlintasan kurang fokus, dan nekat menerobos, namun yang terjadi kali ini kendaraan terjebak di perlintasan rel KA.
Ini menjadi pelajaran bagi pengendara yang mengangkut barang dan melintas di sebuah perlintasan rel KA perlu berhati-hati, fokus dan waspada.
Sebuah mobil pikap bermuatan bawang terperosok saat melewati di Perlintasan 97 petak jalan Sukomoro-Nganjuk, Jawa Timur.
Mobil yang terperosok, tidak segera dapat diselamatkan hingga akhirnya tertabrak Kereta Api Gajayana (KA 55) yang melintas petang itu, Sabtu (28/9/2024).
Diketahui kendaraan pikap adalah milik warga Sukomoro, Kabupaten Nganjuk yang melintas dari barat ke arah timur pada pukul 17:30 WIB.
Mobil pikap mengangkut hasil bumi berupa bawang tersangkut rel dan tidak bisa keluar dari rel itu.
“Sudah berusaha untuk mendorong kendaraan tersebut, namun mungkin karena beban muatan nya terlalu berat, isinya bawang penuh sampai ke atas (menggungung)
kendaraan itu tidak bisa melewati pelintasan itu tadi dan sehingga kemudian terjadilah kecelakaan,” ujarnya Kuswardojo Manajer Humas KAI Daop 7 Madiunkepada Radio Suara Surabaya, Sabtu malam dilansir suarasurabaya.net, Sabu (28/9/2024).
Upaya yang dilakukan petugas dan warga dengan cara mendorong tidak juga bisa dilakukan, dan tidak bisa berhasil.
Namun upaya mengeluarkan jebakan dari rel KA tidak bisa dilakukan, hingga pada saatnya sebuah KA Gajayana meluncur sehingga kemudian terjadi kecelakaan.
Mobil pikap mengangkut bawang itu dihantam dengan keras KA Gajayana yang meluncur hingga kondisinya hancur, nyaris tak terbentuk.
Menurut informasi dari Radio Suara Surabaya kecelakaan itu tidak ada korban jiwa karena pengenemudi dan penumpang sudah meninggalkan lokasi kecelakaan.
Apalagi saat itu posisi perlintasan sedang padat karena di jalur lain yang biasanya dilewati kendaraan umum sedang dilakukan penutupan.
Kecelakaan terjadi diperlintasan KA resmi, tidak ada korban jiwa, namun kondisi kendaraan hancur nyaris tak terbentuk.
Upaya mengeluarkan mobil dari perlintasan rel KA sudah dilakukan hingga sampai datangnya KA Gajayana melintas di lokasi kejadian.
Dampak kecelakaan itu KA Gajayana mengalami keterlambatan selama 70 menit, karena harus dilakukan perbaikan lokomotif yang mengalami kerusakan.
Efeknya juga terjadi keterlambatan terhadap KA yang lainnya seperti KA Sancaka jurusan Surabaya-Jogja, KA Singasari Blitar-Pasar Senin dan KA Wijaya kusuma dari KA Stasiun Sukomoro. **


