“Kami berharap pemberitaan yang beredar dapat lebih berimbang. Rekaman yang beredar hanya menyorot pemukulan oleh anggota kami, padahal di sisi lain ada anggota kami yang juga menjadi korban tendangan,” tegasnya.
Sebagai langkah perbaikan, Satpol PP Kota Bogor berjanji memperketat pengawasan terhadap anggotanya di lapangan, khususnya dalam hal pengendalian emosi dan penerapan pendekatan humanis saat menangani aksi unjuk rasa.
“Kami akan meningkatkan pelatihan terkait manajemen emosi, penanganan massa secara humanis, serta menjunjung tinggi prinsip hak asasi manusia dalam pelaksanaan tugas. Kami pastikan insiden seperti ini tidak terulang kembali,” pungkas Rahmat.
Satpol PP Kota Bogor juga mengimbau masyarakat untuk tetap mendukung aparat dalam menjalankan tugas menjaga ketertiban dan ketentraman di Kota Bogor dengan mengedepankan standar prosedur yang berlaku. (Nicko)
