News

Dipicu Alkohol, Pria di Jakbar Tendang Wajah Teman sampai Patah Hidung

×

Dipicu Alkohol, Pria di Jakbar Tendang Wajah Teman sampai Patah Hidung

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi penganiayaan. (Ist)
Ilustrasi penganiayaan (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Keributan brutal pecah di kawasan Taman Daan Mogot Raya, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, usai seorang pria berinisial JM diduga menganiaya teman sendiri hingga mengalami luka serius pada bagian wajah, Jumat (29/5) dini hari.

Korban berinisial KS disebut mengalami patah tulang hidung setelah terlibat cekcok hebat dengan pelaku di pinggir jalan. Peristiwa itu pun viral di media sosial setelah rekaman video pertengkaran keduanya tersebar luas.

Kapolsek Grogol Petamburan, AKP Reza Aditya, membenarkan adanya laporan penganiayaan tersebut. Polisi bahkan langsung bergerak cepat mengamankan pelaku tidak lama setelah kejadian berlangsung.

“Korban sudah membuat laporan polisi, dan hari itu juga pelaku langsung kami bawa ke Polsek Grogol Petamburan,” ujar Reza, Senin (1/6).

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan, AKP Alexander Tengbunan, mengungkapkan bahwa kedua pria tersebut diduga berada di bawah pengaruh minuman keras saat insiden terjadi.

Menurut keterangan polisi, keributan bermula ketika korban dan pelaku tengah pesta miras bersama di sebuah lokasi penjualan minuman beralkohol di Jalan Taman Daan Mogot Raya, Tanjung Duren Utara.

Diduga karena emosi yang memuncak akibat pengaruh alkohol, keduanya terlibat adu mulut sengit hingga keluar ke pinggir jalan. Dalam video viral yang beredar, kedua pria tampak bertelanjang dada sambil saling berteriak sebelum pelaku akhirnya melayangkan tendangan keras ke wajah korban.

Warga yang melihat keributan itu langsung melapor ke polisi. Petugas piket yang tiba di lokasi segera mengamankan JM untuk mencegah situasi semakin memanas.

Polisi kini masih mendalami dugaan patah tulang hidung yang dialami korban dan menunggu hasil visum resmi dari pihak medis.

“Informasinya memang ada patah tulang pada hidung korban, tapi kami masih menunggu hasil pemeriksaan dokter dan visum resmi,” kata Alex. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *