Di sisi lain, Pramono menegaskan bakal fokus sosialisasi sebagai calon gubernur setelah penetapan tanggal 22 September 2024 mendatang.
“Sehingga demikian mudah-mudahan tanggal 22 saya bisa dan setelah penetapan bisa penuh untuk melakukan tugas sosialisasi sebagai calon gubernur,” kata dia.
Pramono menyerahkan pengganti dirinya menduduki jabatan Sekretaris Kabinet kepada Presiden Jokowi. Karena, kata dia, hal itu merupakan hak prerogatif Presiden.
“Ya ini merupakan hak prerogatif presiden. Tentunya presiden bisa mengangkat siapa saja karena waktu tinggal sebentar enggak lebih dari satu bulan kan. Dari 22 September ke 20 Oktober, karena ini hak prerogatif presiden saya sepenuhnya menyerahkan kepada presiden,” pungkasnya.(carlos roy fajarta)
