KITAINDONESIASATU.COM – Polda Jawa Tengah masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab meninggalnya seorang taruna Akademi Kepolisian (Taruna Akpol) yang ditemukan terjatuh di kompleks Akpol, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, Kamis (30/7/2026) malam.
Korban diketahui bernama Attar Mahattar Makkawang (19), seorang calon bhayangkara taruna asal Papua Barat Daya yang baru memulai pendidikan di Akademi Kepolisian.
Korban menempati kamar di lantai tiga Gedung Hoegeng. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 19.45 WIB dan langsung ditangani oleh Satreskrim Polrestabes Semarang yang melakukan olah tempat kejadian perkara serta memeriksa sejumlah saksi di lokasi.
Kronologi Kejadian yang Menimpa Taruna Akpol Masih Didalami Polisi
Berdasarkan keterangan awal, pada sore hari para taruna dan taruni mengikuti kegiatan peragaan drum operasional yang diikuti ratusan peserta.
Setelah kegiatan selesai, mereka kembali ke Gedung Hoegeng untuk membersihkan diri, makan malam, dan mengikuti apel pengecekan sebagai persiapan pendidikan integrasi di Magelang.
Pada pengecekan pertama, seluruh peserta dinyatakan lengkap. Namun saat pengecekan ulang sekitar pukul 19.00 WIB, satu taruna diketahui tidak berada dalam barisan sehingga pengasuh melakukan pencarian.
Beberapa saat kemudian terdengar teriakan dari arah Gedung Hoegeng, dan korban ditemukan dalam kondisi terjatuh dari area gedung.
Korban segera dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapatkan penanganan medis, tetapi nyawanya tidak dapat diselamatkan. Polda Jawa Tengah membenarkan kejadian tersebut dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.




