KITAINDONESIASATU.COM – Komisaris Utama PT KAI, Said Aqil Siroj, memberikan pernyataan tegas terkait penyebab kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur. Ia menyatakan bahwa insiden tersebut dipicu oleh sebuah taksi yang nekat menyeberang lintasan dan tertabrak kereta, yang kemudian memicu gangguan sistem hingga berujung pada tabrakan antarkereta.
Mantan Ketum PBNU ini menambahkan, kecelakaan tersebut bukan disebabkan oleh kegagalan sistem teknis kereta sejak awal, melainkan adanya faktor eksternal berupa kendaraan yang melanggar aturan di perlintasan sebidang.
Tabrakan taksi tersebut diduga merusak sistem persinyalan atau menyebabkan gangguan operasional yang fatal, sehingga komunikasi antar-rangkaian kereta terganggu.
Untuk itu, Said Aqil menekankan pentingnya kedisiplinan pengguna jalan di perlintasan kereta untuk mencegah tragedi serupa terulang kembali.
Pernyataan ini muncul di tengah penyelidikan mendalam oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk memastikan apakah ada faktor kelalaian manusia (human error) atau murni gangguan sistem akibat kecelakaan awal tersebut.(*)

