News

Sumatera Utara Mengalami 677 Kejadian Bencana pada Tahun 2024

×

Sumatera Utara Mengalami 677 Kejadian Bencana pada Tahun 2024

Sebarkan artikel ini
bencana sumatera utara
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut Tuahta Ramajaya Saragih menghadiri acara Kaleidoskop Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Sumatera Utara Tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (MKG) Wilayah I Medan, di Jalan Ngumban Surbakti Medan.

Ia juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana melalui komunikasi, edukasi, dan informasi kepada masyarakat, baik di tingkat keluarga, sekolah, maupun pemerintah daerah.

Selain itu, BPBD juga memastikan bantuan logistik disiapkan untuk kabupaten/kota yang terdampak dan telah dianggarkan dalam APBD.

Kepala BBMKG Wilayah I Medan, Hendro Nugroho, menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2024 terjadi 108 kejadian bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang, dengan bulan Oktober menjadi bulan dengan kejadian terbanyak.

Secara umum, bencana tahun 2024 disebabkan oleh fenomena konvergensi dan belokan angin di wilayah Sumatera Utara, serta pengaruh global dari fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) negatif dan Madden Julian Oscillation (MJO) di Samudera Hindia.

Hendro juga memprediksi curah hujan di tahun 2025 akan mendekati kondisi normal meskipun ada potensi La Nina lemah pada awal tahun.

Meski begitu, potensi bencana hidrometeorologi tetap perlu diwaspadai oleh semua pihak.

Ia mengingatkan potensi banjir dan longsor pada awal dan akhir tahun 2025, yang merupakan musim hujan, serta potensi kekeringan yang dapat berdampak pada pertanian dan kebakaran hutan pada musim kemarau 2025.

“Potensi banjir dan longsor perlu diwaspadai pada awal tahun 2025 dan akhir tahun 2025 yang merupakan periode musim hujan. Sedangkan potensi kekeringan yang akan berdampak pada pertanian dan kebakaran hutan perlu diwaspadai pada musim kemarau tahun 2025,” pungkasnya. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *