News

Sudah 4 Korban Penambang Disapu Longsor di Tambang Kali Putih Blitar

×

Sudah 4 Korban Penambang Disapu Longsor di Tambang Kali Putih Blitar

Sebarkan artikel ini
longsor blitar
Longsor Tambang Kali Putih Blitar di datangi banyak warga untuk melakukan pencarian. foto: istimewa

KITAINDONESIASATU.COM – Selama dua tahun terakhir ini sudah 4 orang meninggal dilokasi yang sama area Tambang Kali Putih, Kecamatan Garum, Blitar dalam 2 tahun terakhir.

Peristiwanya terpatu satu hari jika dalam peristiwa yang kedua terjadi Minggu (16/2/2025) menewaskan dua orang yakni Nur Kholis (45) dan Rohman (31) warga Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar.

Pada longsor tahun sebelumnya 2024 juga terjadi dibulan yang sama tepatnya pada hari Sabtu 17 Februari 2024 menewaskan dua orang masing-masing penambang masing-masing Adi Prayitno (39) dan Hengki Saputra (30).

Setelah tepat setahun kemudian hanya selisih satu hari peristiwa yang sama kembali terjadi juga menewaskan dua orang penambang warga Nglegok, Kabupaten Blitar.

Menurut informasi kedua korban hilang dalam peristiwa itu bernama Nur Kholis (45) dan Rohman (31) warga Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar.

Sudah 4 Korban Penambang Disapu Longsor di Tambang Kali Putih Blitar

Pencarian Penambang yang Hilang Disapu Longsor di Kali Putih Blitar Menemukan Satu Penambang

Dari video yang beredar di sosial media Fecebook akun dari Bambang Chaspo memperlihatkan seorang relawan menemukan seorang korban yang belum teridentifikasi namanya ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia.

Korban seorang pria terkubur di antara reruntuhan pasir tanah di lereng sebuah perbukitan yang cukup jauh dari dasar penambangan, seperti dalam unggahal reels akun facebook itu.

Bahkan dalam akun tersebut juga dijelaskan jika penambangan yang dilakukan di Kaliputih itu diduga merupakan penambangan ilegal.

Pihak BPBD Kabupaten Blitar dan petugas gabungan dengan alat berat juga sudah dikerahkan melakukan mencari korban longsor.

Pencarian korban longsor sempat terhenti pada Minggu (17/2/2025) malam lantaran terkendala turunnya hujan di kawasan itu.

Kasihan Kekek di Jombang ini, Dibonceng Anaknya Jadi Korban Ditabrak Truk Dari Belakang

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Blitar, Ivong Berttyanto menjelaskan sejak kemarin pihaknya bersama tim desa tanggap bencana dan paguyuban penambang pasir, sebenarnya sudah melakukan pencarian dua korban yang tertimbun, namun belum menemukan.

Pencarian dihentikan karena terkendala hujan pada Minggu (16/2/205) hingga pukul 19:00 WIB.

“Sejak jam 07:00 WIB pagi tadi pencarian kembali dilakukan di sekitar area tambang pasir yang longsor itu,” jelas Ivong.

Ivong menjelaskan bila pencarian hari ini tetap tidak mendapat hasil, BPBD akan berkomunikasi dengan Basarnas Malang untuk membantu proses pencarian.

Dua Kematian Pekan ini Ponorogo, Pelajar Tenggelam dan Kecelakaan Emak-emak Diduga Rem Blong

Kejadian ini menurut Ivong bukan termasuk bencana alam, karena longsor terjadi bukan saat hujan, namun saat keduanya akan melakukan penambangan pasir batu.

Seperti kita ketahui longsor tambak pasir Kali Putih ini terjadi pada Minggu (16/2/2025), kedua korban sedang mencari pasir dengan cara membuat lubang aliran sungai.

Dari hasil keterangan Kasubsi PIDM Sihumas Polres Blitar, Ipda Putut Siswahyudi, Senin (17/2/2025) mengatakan setelah selesai membuat lubang sungai kemudian dilakukan pengerukan.

Pengerukan pasir di kubangan ini ternyata berdampak dengan tebing di sisi barat hingga terjadi longsor dan menimpa kedua penambang itu.

Hingga saat ini proses pencarian korban yang halang disapu longsoran tanah galian itu dalam proses pencarian. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *