“Harga pasaran di lapangan berada di atas NJOP yang kisaran Rp7–8 juta per meter persegi. Makanya, sempat dianggarkan Rp10 juta per meter untuk lahan seluas lebih dari 4.500 meter persegi,” ujarnya.
Ia menambahkan, terdapat dua skenario penganggaran yang sedang dikaji, yakni antara Rp25 miliar atau Rp45 miliar. Namun, belum ada keputusan final mengingat Pemkot dan DPRD masih menunggu hasil appraisal untuk menetapkan nilai yang realistis dan akuntabel.
“Kalau terlalu besar, takut overbudget. Tapi kalau kekecilan nanti tidak mencukupi. Makanya, kita tunggu hasil appraisal-nya, supaya alokasi anggaran lebih tepat,” pungkasnya.
Dengan rampungnya DED dan segera hadirnya penilaian harga tanah, pembangunan jalan pengganti di kawasan Batutulis tinggal menunggu proses lanjutan dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan persetujuan DPRD. (Nicko)


