News

Situasi Mencekam di Puncak Jaya, Bentrok Pendukung Paslon Berujung Kebakaran

×

Situasi Mencekam di Puncak Jaya, Bentrok Pendukung Paslon Berujung Kebakaran

Sebarkan artikel ini
FotoJet 2 38
Bentrokan antarpendukung dua pasangan calon bupati dan wakil bupati berujung pada pembakaran rumah

KITAINDONESIASATU.COM – Kapolres Puncak Jaya, AKBP Kuswara, mengungkapkan bahwa pihaknya telah meminta bantuan Polda Papua untuk menambah satu peleton personel Brimob.
Permintaan ini diajukan akibat bentrokan antarpendukung dua pasangan calon bupati dan wakil bupati yang berujung pada pembakaran sekitar 40 rumah serta melukai 94 orang.

“Penambahan personel Brimob diperlukan untuk memperkuat pengamanan wilayah oleh Polres Puncak Jaya,” ujar AKBP Kuswara, seperti ditulis Antara pada Kamis, 28 November 2024.

Dalam keterangannya dari Jayapura, AKBP Kuswara menjelaskan bahwa konflik antarpendukung tersebut sudah terjadi beberapa kali, termasuk insiden pada Rabu (27/11), di mana puluhan rumah dibakar massa.

“Sebanyak 10 korban luka parah telah dievakuasi ke Jayapura untuk mendapatkan perawatan,” tambahnya.

Untuk meredam situasi, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bersama KPU dan Bawaslu Kabupaten Puncak Jaya telah mengadakan mediasi dengan kedua pasangan calon.

Pertemuan yang berlangsung di Mulia pada Kamis (28/11) diharapkan dapat mencegah bentrokan lanjutan.

Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Puncak Jaya 2024 diikuti oleh dua pasangan calon, yaitu Yuni Wonda-Mus Kogoya dan Miren Kogoya-Mendi Wonorengga.

Kabupaten Puncak Jaya sendiri merupakan salah satu dari enam kabupaten di Papua Tengah yang masih menggunakan sistem noken dalam pemilihan.- ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *