KITAINDONESIASATU.COM – Perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Dusun Tekik, Desa Tambakan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, berubah menjadi tragedi pada Rabu pagi, 27 Mei 2026.
Sebuah balon udara tanpa awak yang dilengkapi rangkaian petasan meledak di area persawahan dan menyebabkan satu orang meninggal dunia serta dua anak mengalami luka bakar serius.
Korban meninggal diketahui berinisial I berusia 23 tahun. Sementara dua korban lain yang masih berusia anak-anak kini menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat luka bakar pada bagian wajah dan lengan.
Peristiwa tersebut membuat warga sekitar panik karena ledakan terdengar cukup keras saat masyarakat masih menjalankan suasana Idul Adha.
Ledakan Terjadi Saat Korban Mendekati Petasan
Insiden bermula ketika korban bersama beberapa rekannya menerbangkan balon udara berukuran besar di area sawah yang jauh dari permukiman penduduk.
Saat balon mulai diterbangkan, beberapa petasan yang terpasang diketahui tidak meledak seperti rencana awal.
Korban kemudian mendekati balon untuk memeriksa kondisi petasan tersebut. Namun secara tiba-tiba ledakan besar terjadi dan mengenai para korban yang berada di sekitar lokasi.
Warga yang mengetahui kejadian langsung memberikan pertolongan dan melaporkan insiden itu kepada aparat kepolisian.
