Sampel makanan kini telah dibawa ke laboratorium guna memastikan penyebab pasti keracunan.
Akibat insiden tersebut, operasional dapur MBG di kawasan Tembok Dukuh dihentikan sementara untuk evaluasi menyeluruh.
Pemerintah daerah bersama Badan Gizi Nasional juga mulai melakukan pengawasan lebih ketat terhadap proses distribusi dan pengolahan makanan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.(*)


