KITAINDONESIASATU.COM – Kondisi kesehatan dokter Richard Lee menjadi sorotan setelah tim kuasa hukumnya mengungkapkan bahwa terdakwa mengalami penurunan kesehatan selama menjalani masa penahanan di Lembaga Pemasyarakatan Pemuda Tangerang.
Informasi tersebut disampaikan dalam sidang lanjutan yang berlangsung di Pengadilan Negeri Tangerang dengan agenda pembacaan putusan sela.
Menurut tim kuasa hukum, Richard Lee sempat kehilangan kesadaran di dalam sel tahanan setelah menghentikan konsumsi obat keras yang selama beberapa bulan terakhir digunakan.
Penghentian obat dilakukan tanpa pengawasan medis sehingga diduga memengaruhi kondisi kesehatannya.
Atas dasar itu, pihak kuasa hukum mengajukan permohonan pengalihan penahanan agar kliennya dapat memperoleh penanganan medis yang lebih memadai di luar rumah tahanan.
Hakim Minta Dokumen Medis Richard Lee Diperbarui
Dalam persidangan, Richard Lee juga menyampaikan bahwa dirinya telah mengonsumsi obat tertentu selama beberapa bulan dan memahami risiko kesehatan apabila penggunaannya dihentikan secara mendadak.
Meski demikian, ia menegaskan tetap bersedia mengikuti seluruh proses persidangan dan berkomitmen hadir sesuai jadwal yang ditetapkan pengadilan.
Majelis hakim kemudian menjelaskan bahwa permohonan pengalihan penahanan memerlukan dokumen medis yang lebih lengkap. Hakim menilai surat yang sebelumnya diajukan hanya berupa izin menjalani pemeriksaan kesehatan, bukan rekomendasi resmi untuk menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Oleh karena itu, tim kuasa hukum diminta melengkapi surat rujukan terbaru dari dokter Lapas sebagai dasar pertimbangan pengadilan.




