KITAINDONESIASATU.COM – Insiden mencekam terjadi di jalur wisata Muria, Kudus, Jawa Tengah. Sebuah bus wisata yang mengangkut rombongan peziarah mendadak terguling di jalur turunan Desa Tergo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Selasa (16/12). Dugaan sementara, kecelakaan dipicu oleh gangguan fatal pada sistem pengereman alias rem blong.
Kepolisian Resor Kudus mengonfirmasi 50 penumpang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, meski puluhan di antaranya sempat mengalami syok dan trauma akibat kecelakaan yang terjadi di jalur rawan tersebut.
KBO Satlantas Polres Kudus, Iptu M. Zubaidi, mengungkapkan bus wisata itu diketahui bertolak dari Terminal Wisata Sunan Muria. Saat melaju di turunan tajam yang dikenal rawan kecelakaan, pengemudi diduga kehilangan kendali setelah sistem rem tidak berfungsi secara optimal.
“Bus menghantam pembatas jalan sebelum akhirnya terguling ke lahan kosong di sisi jalan,” ujar Zubaidi.
Aparat kepolisian bergerak cepat. Personel Pamapta Polres Kudus bersama Polsek Dawe dan Satlantas langsung mengamankan lokasi kejadian, mengevakuasi penumpang, serta mengatur arus lalu lintas. Warga sekitar turut membantu proses penyelamatan para korban.
Sejumlah penumpang yang mengalami luka ringan dan trauma dievakuasi ke Masjid Al Ghozali serta rumah warga terdekat untuk mendapatkan penanganan awal. Seluruh korban kemudian menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim Sidokkes Polres Kudus.
Pamapta Polres Kudus, Ipda Ryan Maulana, memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
“Tidak ada korban meninggal dunia. Para penumpang hanya mengalami luka ringan dan trauma,” katanya.
Hasil pengecekan awal di lapangan menguatkan dugaan adanya gangguan pada sistem pengereman bus. Meski demikian, kepolisian masih melakukan penyelidikan lanjutan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.
Sementara itu, arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian terpantau relatif lancar. Polisi mengimbau pengendara untuk tidak berhenti atau berkerumun di sekitar TKP demi menghindari kemacetan dan menjaga keselamatan.
Hingga kini, petugas masih bersiaga di lokasi untuk pengamanan serta proses evakuasi badan bus yang terguling. (*)

