News

Rabies Renggut Nyawa, Enam Warga Ambon Meninggal Dunia

×

Rabies Renggut Nyawa, Enam Warga Ambon Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini
meninggal 1
Ilustrasi meninggal. (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Kepala Dinas Pertanian Peteranakan dan Ketahanan Pangan Kota Ambon mencatat bahwa sebanyak enam warga kota itu meninggal dunia akibat terinfeksi gigitan anjing rabies.  Kasus gigitan anjing tesebar di sejumlah tempat yang berbeda.

Tujuh lakasi tersebut yakni, di Kawasan Negeri Passo di Keamatan Baguala sebanyak lima orang, di antaranya dua kasus meninggal karena tidak mau divaksin, tiga orang kasus gigitan telah divaksin.

Di Negeri Halong dan wilayah Dusun Siwang Negeri Urimesing dan Airlouw Negeri Latuhalat, masing- masing satu kasus meninggal karena tidak mau divaksin.

“Kasus gigitan anjing lainnya di kawasan Benteng, Kelurahan Tihu dan Kayu Putih,’’ ujar Kepala Dinas Pertanian Peternakan dan Ketahanan Pangan Kota Ambon, Muhammad Abdul Aziz, Sabtu, 26 April 2025.

Rabies merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus, zoonosis, yang dapat menular dari hewan ke manusia. Infeksi Ini ditularkan oleh hewan yang terinfeksi penyakit rabies melalui gigitan hewan.

Gejala pada hewan yang diduga Hewan Pembawa Rabies (HPR) yang perlu diwaspadai antara lain air liur berlebih, gelisah, agresif, serta takut cahaya, suara, dan air, kemudian menggigit yang ada di sekitarnya, serta menyendiri.

Terbitkan Surat Edaran

Dalam kasus ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon telah mengeluarkan surat edaran tentang pencegahan dan penanggulangan penyakit rabies.

Upaya pencegahan dan pengendalian dini ini apabila terjadi kasus gigitan dari HPR, antara lain segera melaporkan kepada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Ambon melalui petugas teknis peternakan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *