News

PT KAI Siapkan Lowongan Untuk Masinis Wanita Dengan Seleksi Sangat Ketat

×

PT KAI Siapkan Lowongan Untuk Masinis Wanita Dengan Seleksi Sangat Ketat

Sebarkan artikel ini
Masinis

KITAINDONESIASATU.COM – PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan membuka lowongan pekerjaan untuk wanita Indonesia sebagai Masinis. Mereka yang akan mendaftar, nantinya akan menjalani seleksi ketat untuk mendapatkan pekerjaan tersebut.

“Ketatnya persyaratan untuk menjadi masinis tidak membuat profesi ini hanya diisi oleh laki-laki. Hal tersebut sebagai wujud kepedulian perusahaan terhadap kesetaraan gender dalam dunia kerja. Saat ini, sudah ada tiga perempuan yang berkarir sebagai masinis di KAI,” ujar Vice President Public Relations KAI Anne Purba, yang dikutip Senin (7/10).

“Masinis bertanggung jawab untuk mengoperasikan kereta dengan penuh keahlian serta paham akan semboyan tentang perkeretaapian, menjaga jadwal perjalanan sesuai kecepatan yang telah ditentukan, dan memberikan pengalaman perjalanan yang nyaman dan aman bagi pelanggan,” tambah Anne.

Sejauh ini, KAI mendidik para calon masinis di dua tempat pendidikan miliknya yakni Balai Pelatihan Teknik Perkeretaapian (BPTP) Sofyan Hadi di Bekasi dan Balai Pelatihan Teknik Traksi (BPTT) Darman Prasetyo Yogyakarta.

Dan untuk menjadi seorang masinis harus melewati proses yang panjang. Dimulai dengan mengikuti rangkaian seleksi rekrutmen yang diadakan oleh KAI dan bersaing dengan puluhan ribu pelamar dalam proses seleksi yang cukup ketat.

“Setelah dinyatakan lolos dari seleksi rekrutmen dan sudah menjadi calon pekerja tidak serta merta langsung menjadi masinis. Calon pekerja harus menempuh pendidikan dengan total waktu sekitar 8 bulan,” ujar Anne.

“Pada masa pendidikan, calon pekerja akan dipersiapkan baik ilmu maupun fisik agar ke depannya dapat menjalankan tanggung jawab sebagai masinis dengan terampil dan sesuai aturan,” tambahnya.

Anne menambahkan, pendidikan seusai lolos rekrutmen yang harus ditempuh di antaranya adalah Pembentukan Pribadi Efektif (PPE) selama 2 minggu, kemudian juga Diklat Awak Sarana Perkeretaapian Tingkat Pratama selama 2,5 bulan, praktik di Dipo 1 bulan, praktik Langsir 2 bulan, dan praktik Dinas KA 1 bulan.

“Nantinya seluruh diklat yang dijalankan terdapat tes akhir yang mewajibkan peserta untuk lulus dan memiliki sertifikat kelulusan,” imbuh Anne.

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *