NewsBerita UtamaInternasional

Protes Pelajar Prancis Meluas, 1.747 Orang Ditangkap dalam Sehari

×

Protes Pelajar Prancis Meluas, 1.747 Orang Ditangkap dalam Sehari

Sebarkan artikel ini
protes pelajar Prancis
Protes pelajar SMA di Prancis meluas, dipicu masalah sekolah. (X@@TRobinsonNewEra)

Kekerasan Membayangi Gerakan Pelajar

Situasi berubah semakin rumit setelah sejumlah aksi berubah menjadi bentrokan. Pembakaran tempat sampah, pelemparan benda, serta konfrontasi dengan polisi dilaporkan terjadi di sejumlah kota.

Di beberapa lokasi, sekolah mengalami kerusakan sehingga kegiatan belajar tidak dapat berlangsung secara normal. Lebih dari 400 sekolah bahkan ditutup pada Jumat karena kerusakan atau pertimbangan keamanan, sementara sebagian lainnya beralih ke pembelajaran jarak jauh.

Dampak aksi juga dirasakan tenaga pendidikan. Pemerintah Prancis melaporkan puluhan tenaga pendidikan mengalami luka sejak gelombang protes berlangsung. Polisi dan aparat keamanan juga menjadi korban dalam sejumlah bentrokan.

Isu Politik Mulai Masuk ke Aksi

Meluasnya protes pelajar Prancis juga memunculkan perdebatan politik. Pemerintah dan sejumlah politisi sayap kanan menuding kelompok kiri radikal, termasuk La France Insoumise atau LFI, ikut memanfaatkan serta mendorong mobilisasi tersebut.

Di sisi lain, kelompok kiri mengkritik pendekatan pemerintah dan mempertanyakan respons aparat terhadap para pelajar. LFI sendiri menyatakan dukungan terhadap tuntutan siswa, tetapi pemimpinnya Jean-Luc Mélenchon juga menyerukan agar aksi tidak berubah menjadi kekerasan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *