News

Program Makan Bergizi Gratis di Januari Ini Targetkan 3 Juta Siswa

×

Program Makan Bergizi Gratis di Januari Ini Targetkan 3 Juta Siswa

Sebarkan artikel ini
20250106 094217 scaled

KITAINDONESIASATU.COM – Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM dan Imigrasi Pemasyarakatan, Otto Hasibuan, menyebut ada sekitar 190 titik di seluruh wilayah Indonesia yang menjalankan program Makan Bergizi Gratis, pada Senin (6/1).

Dikatakan Otto, pelaksanaan makan bergizi gratis yang digencarkan di 190 titik, diharapkan bisa mencapai target yang akan dikejar. Pasalnya, tecatat ada 937 titik sebagai pemberian makan bergizi gratis dengan target di bulan Januari 2025 sebanyak 3 juta siswa penerima manfaat.

“Kemudian di 2025 itu diharapkan 15 juta. Sampai periode bapak Prabowo itu tercapai 87 juta penerima manfaat,” kata Otto, saat meninjau pelaksanaan program makan bergizi gratis di SMPN 174 Jakarta, Kelurahan Susukan, Ciracas, Jakarta Timur, Senin (6/1).

Dikatakan Otto, penerima makan bergizi gratis ini tidak hanya siswa saja, tapi balita, santri, ibu hamil dan yang sedang menyusui. Program Presiden Prabowo yang merupakan investasi untuk bangsa ini nantinya siswa tak hanya dapat gizi saja, tapi juga tubuh, pikiran dan jiwa yang sehat.

“Secara ekonomi, ternyata luar biasa juga perputarannya, tadi sudah kita dengar bagaimana wawancara dengan tukang masak. Dia bilang hanya memasak dan memasak dia dibantu memberdayakan ibu-ibu sekitar yang ada di sini,” jelas Otto.

“Jadi ibu-ibu sekitar sini yang mungkin bisa memasak juga di rumah atau di warung diajak jadi juru masak, tentunya mereka mendapatkan upah tuk itu juga, jadi terbedayakan semua masyarakat di sini,” tutur Otto.

Otto menerangkan, total anggaran pendapatan belanja negara (APBN) untuk MBG sekira Rp 71 triliun per tahun. Ia juga memastikan, pemerintah tidak akan pandang bulu dalam pemenuhan makanan bergizi gratis untuk siswa di Indonesia.

“Itu nanti ada pengaturannya, tapi siapapun yang butuh makanan bergizi masyarakat kan berhak, tak ada golongan manapun, pasti akan dilihat,” ungkap Otto. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *