KITAINDONESIASATU.COM – PSSI secara resmi mengumumkan pemecatan Shin Tae-yong sebagai pelatih tim nasional Indonesia pada Senin, 6 Januari 2025.
Keputusan ini diambil setelah evaluasi kinerja tim nasional, terutama setelah hasil buruk di Piala AFF 2024.
Menurut Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, keputusan ini diambil demi kebaikan tim nasional.
“Apa yang kita lakukan hari ini tidak lain untuk kebaikan tim nasional,” kata Erick Thohir.
Shin Tae-yong telah menjadi pelatih tim nasional Indonesia sejak 2020 dan telah memimpin tim dalam 57 laga kompetitif, dengan 26 kemenangan, 14 seri, dan 17 kekalahan. Meskipun demikian, dia belum mampu memberikan gelar juara apapun kepada tim nasional Indonesia.
- Heboh! Santriwati Melahirkan Tiba-Tiba, Kiai Ponpes di Pekalongan Dicokok Usai Salat Iduladha!
- Cuaca Bodetabek Kamis 28 Mei 2026, Cerah Berawan
- Luar Biasa, RW di Batur Dieng Pecahkan Rekor Kurban 52 Sapi dan 345 Kambing!
- Pembunuh dan Pemerkosa Siswi SD di Makassar Ternyata Tetangga Korban!
- Prediksi Superkomputer Final Liga Champions 2026: Arsenal Favorit Libas PSG
Berikut 5 alasan utama pemecatan tersebut:
1. Hasil Pertandingan yang Kurang Memuaskan: Tim nasional Indonesia hanya meraih 2 kemenangan dari 6 pertandingan terakhir, dengan 3 kekalahan dan 1 seri.
2. Kinerja Strategis yang Kurang Efektif: Strategi dan taktik yang diterapkan Shin Tae-yong tidak mampu menghasilkan permainan yang konsisten dan efektif.
3. Kegagalan Mencapai Target: Tim nasional gagal mencapai target lolos ke putaran final Piala Asia 2023 dan Piala Dunia 2026.
4. Kurangnya Kemajuan Pemain Muda: PSSI mengharapkan Shin Tae-yong dapat mengembangkan pemain muda, namun hasilnya tidak sesuai harapan.
5. Kommunikasi yang Kurang Baik: Terdapat kesenjangan komunikasi antara Shin Tae-yong dan pemain, serta dengan staf pelatih.
PSSI akan mencari pelatih pengganti untuk memenuhi ambisi lolos ke Piala Dunia 2026.
Calon pelatih baru akan diumumkan pada 12 Januari mendatang.


