News

Polda Sumut Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba hingga Jaringan Bandar Terkecil

×

Polda Sumut Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba hingga Jaringan Bandar Terkecil

Sebarkan artikel ini
polda sumut
Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Polda Sumatera Utara (Sumut) menegaskan komitmennya untuk memberantas peredaran narkoba hingga ke akar-akarnya, termasuk pada jaringan bandar narkoba terkecil.

Penegasan ini disampaikan oleh Kasubbid Penmas Bidang Humas Polda Sumut, Kompol Siti Rohani Tampubolon, pada Sein 10 Februari 2025.

“Polda Sumut berkomitmen penuh untuk menanggulangi peredaran narkoba di wilayah kami, mulai dari jaringan bandar besar hingga yang terkecil. Kami meningkatkan upaya pemberantasan narkoba di seluruh wilayah melalui operasi yang dilaksanakan oleh Polda Sumut, termasuk di tingkat kepolisian sektor (polsek),” jelasnya.

Polda Sumut juga mengambil tindakan tegas dengan menutup dan membakar tempat-tempat yang menjadi sarang peredaran narkoba, seperti yang dilakukan oleh Polres Binjai dengan membakar lokasi rawan narkoba di Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat. Langkah ini bertujuan menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang lebih kondusif.

Operasi besar tersebut melibatkan 50 personel kepolisian dan dukungan dari Kodim 0203 Langkat. Selain itu, pihak kepolisian juga menerapkan tindakan keras terhadap pelaku yang melawan saat penangkapan.

“Apabila pelaku melakukan perlawanan yang membahayakan, kami tidak akan ragu untuk mengambil tindakan tegas, termasuk dengan tembakan terukur,” tambah Kompol Siti Rohani Tampubolon.

Sebagai bagian dari strategi pencegahan, Polda Sumut juga melaksanakan patroli rutin pada malam hari untuk mencegah tindak kejahatan dan peredaran narkoba di daerah rawan.

Tidak hanya itu, Polda Sumut juga aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat, pelajar, tokoh agama, dan kelompok lainnya mengenai bahaya narkoba dan upaya pemberantasannya.

“Kami mengimbau masyarakat untuk aktif memberikan informasi mengenai tempat-tempat yang diduga menjadi lokasi peredaran narkoba di sekitar mereka,” ungkap Siti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *