News

PM Baru Inggris Setujui Pangkalan Militer Dipakai AS, Dukungan untuk Serangan Defensif ke Iran Berlanjut

×

PM Baru Inggris Setujui Pangkalan Militer Dipakai AS, Dukungan untuk Serangan Defensif ke Iran Berlanjut

Sebarkan artikel ini
PM Baru Inggris Setujui
PM Baru Inggris Setujui

KITAINDONESIASATU.COM – Perdana Menteri Inggris yang baru dilantik, Andy Burnham, menyetujui penggunaan pangkalan militer Inggris oleh Amerika Serikat untuk mendukung serangan yang disebut bersifat defensif terhadap Iran.

Keputusan tersebut menandai keberlanjutan kebijakan pemerintahan sebelumnya yang dipimpin Keir Starmer di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah.

Persetujuan itu diberikan setelah pemerintah Inggris menggelar pertemuan yang melibatkan para menteri serta pejabat senior untuk mengevaluasi kebijakan keamanan menyusul dimulainya kembali operasi militer Amerika Serikat terhadap Iran pada awal Juli 2026.

Burnham Pertahankan Kebijakan Pemerintahan Sebelumnya

Dalam rapat tersebut diputuskan bahwa pangkalan militer Inggris di Diego Garcia, Samudra Hindia, dan RAF Fairford di Gloucestershire tetap dapat digunakan oleh pesawat militer Amerika Serikat.

Fasilitas tersebut diproyeksikan mendukung operasi yang ditujukan menghadapi ancaman rudal Iran dan melindungi jalur pelayaran strategis di Selat Hormuz.

Sejumlah sumber menyebut Andy Burnham telah menerima laporan mengenai hasil pembahasan itu dan memberikan persetujuan terhadap kebijakan yang telah dirumuskan.

Dengan keputusan tersebut, Inggris diperkirakan tetap menjadi salah satu mitra utama Amerika Serikat dalam operasi pertahanan di kawasan.

Langkah Burnham muncul ketika operasi militer Amerika Serikat terhadap Iran memasuki hari kesepuluh. Komando Pusat Amerika Serikat dilaporkan terus melancarkan serangan terhadap sejumlah pusat komando militer, lokasi peluncuran rudal, serta sistem pertahanan udara Iran.

Meski demikian, kebijakan tersebut diperkirakan memicu kritik dari sejumlah partai oposisi di Inggris.

Partai Hijau dan Partai Liberal Demokrat sebelumnya menyatakan penolakan terhadap penggunaan pangkalan militer Inggris dalam operasi Amerika Serikat karena dinilai berpotensi menyeret Inggris ke dalam konflik yang lebih luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *