News

Pj Gubernur DKI Jakarta Ajak Semua Pihak Lakukan Urban Farming di Lahan Terbatas

×

Pj Gubernur DKI Jakarta Ajak Semua Pihak Lakukan Urban Farming di Lahan Terbatas

Sebarkan artikel ini
pj gubenur dki
Pj Gubernur Teguh batik ungu hadiri kegiatan urban framing dengan memanen cabe

KITAINDONESIASATU.COM – Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi bersama jajaran Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur, menggelar kegiatan urban farming (pertanian perkotaan) di 240 lokasi yang memungkinkan masyarakat untuk mengikuti panen raya secara daring.

Teguh, yang didampingi oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Wali Kota Jakarta Timur, Iin Mutmainnah, turut serta memanen buah anggur dan menangkap ikan nila yang dibudidayakan oleh warga setempat.

Teguh menyatakan, “Ini sangat sesuai dengan arahan Presiden kita mengenai ketahanan pangan. Kegiatan urban farming ini dapat mendukung program Makan Bergizi Gratis dan mengurangi ketergantungan terhadap pasokan pangan dari luar daerah.”

Ia juga menegaskan bahwa keterbatasan lahan bukanlah hambatan. Banyak metode urban farming yang bisa dimanfaatkan di lahan sempit untuk menghasilkan produk pertanian.

“Walaupun Jakarta padat penduduk, kita masih bisa memanfaatkan lahan kosong atau lahan yang kurang produktif. Bahkan, atap gedung (rooftop) bisa dimanfaatkan untuk urban farming. Kita melihat inovasi yang luar biasa di sini, di mana selain sayuran seperti cabai dan terong, juga ada ikan dan produk lainnya, termasuk susu dari kambing dan sapi,” tambah Teguh.

Ia mendorong agar inovasi urban farming terus dikembangkan. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, menurut Teguh, akan mendukung inisiatif ini dengan memberikan hasil panen kepada masyarakat berpenghasilan rendah dan mendorong potensi ekonomi dari urban farming, seperti menambah pendapatan kelurahan.

Teguh mengajak semua pihak, termasuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), untuk memanfaatkan lahan kosong untuk kegiatan urban farming agar lebih produktif. “Mari BUMD juga lebih aktif dalam urban farming. Kami dari Pemprov DKI Jakarta akan berusaha menyediakan lebih banyak lahan untuk kegiatan ini,” ujarnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Suharini Eliawati, menyebutkan bahwa panen di 240 lokasi ini berpotensi menghasilkan 124,6 ton komoditas, yang terdiri dari 15,6 ton sayuran dan buah, 17,8 ton ikan, dan 91,2 ton susu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *