KITAINDONESIASATU.COM – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, melontarkan peringatan penting kepada seluruh warga ibu kota. Ia menegaskan bahwa persoalan sampah tidak boleh menjadi beban yang diwariskan kepada generasi berikutnya saat Jakarta memasuki usia lima abad.
Pramono menilai momentum menuju 500 tahun Jakarta harus menjadi titik balik bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap pengelolaan sampah. Menurutnya, gerakan memilah sampah harus menjadi budaya bersama yang dimulai dari rumah tangga, lingkungan sekitar, hingga berbagai aktivitas sehari-hari.
Ia menegaskan, cita-cita mewujudkan Jakarta yang bersih, sehat, nyaman, dan berkelanjutan tidak mungkin tercapai tanpa keterlibatan aktif masyarakat. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah dan warga menjadi kunci utama dalam menyelesaikan persoalan sampah yang selama ini menjadi tantangan besar ibu kota.
Pramono juga memastikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan terus bergerak cepat dan adaptif dalam menghadirkan berbagai kebijakan yang mendukung kualitas hidup warga sekaligus menjaga keberlanjutan kota menuju masa depan.
Dalam kesempatan tersebut, Pramono mengaku bangga setelah mendapat apresiasi dari Zulkifli Hasan yang menilai gerakan pilah sampah di Jakarta layak menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia.
Menurutnya, pengakuan tersebut menjadi bukti bahwa langkah Jakarta dalam membangun budaya pengelolaan sampah mulai menunjukkan hasil positif dan mendapat perhatian di tingkat nasional.
Pramono berharap gerakan pilah sampah tidak berhenti sebagai program sesaat, melainkan menjadi kebiasaan yang terus dilakukan oleh seluruh lapisan masyarakat. Dengan begitu, Jakarta dapat berkembang menjadi kota global yang lebih bersih, aman, nyaman, dan siap menyongsong usia 500 tahun tanpa dibayangi persoalan sampah. (*)
