KITAINDONESIASATU.COM – Sebuah penerbangan di Belize berubah menjadi mencekam ketika seorang penumpang laki-laki asal Amerika Serikat membajak pesawat dan menyerang penumpang lain serta pilot. Namun, aksi nekat pembajak tersebut berhasil digagalkan oleh penumpang lain yang menembaknya hingga tewas.
Insiden ini terjadi pada penerbangan Tropic Air yang membawa 14 penumpang dan dua awak pesawat dari Corozal menuju San Pedro pada Kamis (17/4/2025). Pembajak, yang diidentifikasi sebagai Akinyela Sawa Taylor, tiba-tiba menyerang pilot dan dua penumpang dengan pisau.
Dalam situasi genting tersebut, seorang penumpang yang memiliki izin membawa senjata api, Fitzgerald Brown, bertindak cepat. Meskipun terluka parah akibat tikaman, Brown berhasil menembak Taylor, mengakhiri ancaman tersebut.
“Kami mendoakannya. Dia adalah pahlawan kami,” ujar Komisaris Polisi Belize, Chester Williams, memuji tindakan Brown.
Pilot dan dua penumpang yang terluka segera dilarikan ke rumah sakit. Kondisi mereka dilaporkan serius namun tidak mengancam jiwa.
Pihak berwenang di Belize dan Amerika Serikat masih menyelidiki motif pembajakan ini. Juru bicara Departemen Luar Negeri AS menggambarkan kejadian ini sebagai “mengerikan” dan memuji keberanian para penumpang dan awak pesawat.
“Kami sangat bersyukur bahwa kejadian ini tidak berubah menjadi peristiwa dengan banyak korban jiwa,” kata juru bicara tersebut.
Pesawat tersebut berhasil mendarat dengan selamat di Ladyville, Belize, berkat tindakan heroik pilot yang tetap tenang di bawah tekanan yang luar biasa. Insiden ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan dan kesiapan dalam menghadapi situasi darurat di dalam pesawat.(*)




