KITAINDONESIASATU.COM – Kasus kemiskinan masih menjadi permasalahan pelik di Jakarta pasca tidak lagi menyandang status ibu kota dan beralih menjadi kota ekonomi global.
Lukmanul Hakim, Anggota Dewan yang kimi duduk di Komisi C DPRD Jakarta periode 2024/2029 memberi masukan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) untuk menekan angka pengangguran yang ada di Jakarta.
Menurutnya, Pemprov DKI Jakarta harus lebih mengoptimalkan pemanfaatan Balai Latihan Kerja (BLK) melalui Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi. Gunanya untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada di Jakarta.
Melalui pelatihan yang diberikan kepada para pencari kerja tentunya akan menciptakan SDM yang mampu mandiri serta bersaing dalam berwirausaha baik secara nasional maupun internasional.
Selain itu, kata Lukmanul, Pemprov DKI juga harus memperhatikan mutu dan kualitas materi yang diberikan. Dengan harapa, dapat menambah ilmu kepada para pencari kerja yang mengikuti pelatihan.
“Tingkatkan SDM agar mereka menjadi pekerja profesional,” kata Lukmanul dalam keterangan resmi yang disiarkan DPRD DKI Jakarta, Sabtu (28/12/2024).
Legislator Kebon Sirih ini juga menambahkan, penting bagi semua perusahaan, baik Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) maupun swasta di Jakarta menerapkan program link and match dengan dunia pendidikan.
Hal tersebut sebagai langkah nyata transfer of technology antara dunia industri dengan pendidikan.
“Untuk mengatasi memberi solusi tidak ada duanya yaitu dengan link and match,” kata dia.


