News

Penghasilan Pengemis di Kediri 150 Ribu per Tiga Jam, Kemana-mana Tenteng Uang 40 Juta

×

Penghasilan Pengemis di Kediri 150 Ribu per Tiga Jam, Kemana-mana Tenteng Uang 40 Juta

Sebarkan artikel ini
pengemis kediri
Petugas Satpol PP Kota Kediri saat memeriksa pengemis lansia yang ternyata membawa uang banyak. foto; istimewa

KITAINDONESIASATU.COM – Siapa bilang pengemis itu miskin, ini pemahaman pengemis di zaman dahulu memang benar-benar tidak bisa makan karena miskin.

Namun pengemis di era modern sekarang berbeda, penghasilnya jauh lebih bagus dari seorang pekerja keras sepertu kuli bangunan hingga pegawai kantoran.

Seperti dialami oleh seorang pengemis di Kediri berinisial A berusia 70 tahun ini, terkena operasi Satpol PP Kota Kediri ternyata memiliki penghasilan mengejutkan.

Bahkan penghasilannya melebihi dari para petugas Satpol PP yang menangkap dirinya, ia mengaku berpenghasilan Rp150 ribu selama tiga jam bekerja mengemis.

Ketika digeledah petugas Satpol PP pengemis tua ini ternyata juga membawa uang hampir Rp40 juta yang dibawa di dalam tas kresek kemana-mana.

Kematian Putri Pelajar SMA Jombang, Polisi Sudah Mencurigai Beberapa Orang

Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban (Kabid Trantib) Satpol PP Kota Kediri, Agus Dwi Ratmoko mengaku berhasil mengamankan seorang pengemis Rabu (12/2/2025).

Dalam operasi yang di jalankan di jalanan Kota Kediri petugas menemukan seorang lansia berinisial A dan menemukan uang hampur Rp40 juta.

Menurut penjelasan Agus Dwi Ratmoko pengemis lansia ini tetap akan dilakukan pembinaan meskipun ia memiliki uang yang cukup banyak.

Menurut pengakuan dari pengemis itu Agus menjelaskan jika uang itu didapat dari hasil mengamen dan sengaja tidak disimpan di rumah takut hilang, sebab dirinya hidup membujang.

Oleh karena itu uang tersebut dibawa terus kemana dia pergi uang itu selalu dibawa oleh pria berinisial A warga Mojoroto, Kota Kediri.

Kematian Putri Pelajar SMA Jombang, Polisi Menduga Korban Dijeburkan ke Sungai Masih Hidup

Warga Mojoroto ini sehari-hari berprofesi sebagai pengamen sekaligus pengemis melakukan aksinya di jalanan Kota Kediri dan berpindah-pendah tempat.

Namun akhirnya pengamen itu berhasil diamankan petugas di Jalan Kawi, yang sebelumnya memang sengaja menjadi incaran petugas Satpol PP.

Pria pengemis ini memang hidup sebatang kara tinggal di rumah kawasan Mojoroto, Kota Kediri.

Menurut pengakuannya profesi mengamen dan mengemis dia jalankan sudah cukup lama, dengan penghasilan ra-rata hampir Rp150 ribu setiap 3 jam.

“Saat ditangkap petugas pengemis lansia ini membawa uang ratusan ribu dibendel dengan uang receh dua ribuan yang dikumpulkan di emapt kresek,” kata Agus Dwi Ratmojo dikutip, Rabu (12/2/2025).

Lokasi operasional yang bersangutan biasanya dilakukan sekitar Pasar Bandar serta pinggir bantaran Sungai brantas dengan memakai kopiyah warma hitam. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *