KITAINDONESIASATU.COM – Kabar duka menyelimuti dunia pendakian Jawa Timur. Seorang pendaki asal Jember hilang di Gunung Saeng.
Diketahui, pendaki tersebut berasal dari Jember dilaporkan hilang saat melakukan pendakian di Gunung Saeng, Kabupaten Bondowoso.
Setelah dilakukan pencarian, kuat dugaan bahwa pendaki tersebut terjatuh ke dalam jurang yang ada di kawasan gunung tersebut.
Informasi mengenai hilangnya pendaki asal Jember ini pertama kali diterima oleh pihak berwenang pada Kamis, 1 Mei 2025.
Setelah menerima laporan, tim SAR gabungan yang terdiri dari berbagai unsur, termasuk Basarnas, BPBD Bondowoso, TNI-Polri, dan relawan pendaki, segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan pencarian.
Pendaki Asal Jember Hilang di Gunung Saeng
Berdasarkan keterangan dari rekan pendaki yang selamat dan informasi awal yang berhasil dikumpulkan, pendaki yang hilang sebelumnya diketahui melakukan pendakian bersama rombongannya.
Namun, korban diduga terpisah dari rombongan dan kemudian tidak diketahui keberadaannya.
Setelah melakukan penyisiran di sekitar jalur pendakian, tim SAR menemukan sejumlah petunjuk yang mengarah pada dugaan bahwa korban terjatuh ke dalam jurang yang cukup dalam.
Kondisi medan Gunung Saeng yang dikenal memiliki jalur terjal dan jurang curam menjadi tantangan tersendiri bagi tim SAR dalam melakukan pencarian dan evakuasi.
Hingga saat ini, proses pencarian dan evakuasi masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan. Mereka berupaya semaksimal mungkin untuk menemukan korban dalam kondisi apapun.
Kendala cuaca dan kondisi medan yang sulit menjadi hambatan utama dalam operasi pencarian ini.
Kabar mengenai hilangnya pendaki asal Jember ini tentu menimbulkan keprihatinan di kalangan komunitas pendaki dan masyarakat luas.
Gunung Saeng, meskipun memiliki pemandangan yang indah, juga dikenal memiliki jalur pendakian yang cukup menantang dan membutuhkan kehati-hatian ekstra dari para pendaki.
Insiden pendaki asal Jember hilang di Gunung Saeng ini menjadi pengingat bagi para pendaki untuk selalu mengutamakan keselamatan saat melakukan aktivitas di alam bebas.


