KITAINDONESIASATU.COM- Pemerintah Kabupaten Bogor menggelar Temu Penyuluh Pertanian Swadaya Kabupaten Bogor Tahun 2026 di Ruang Serbaguna I Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Bogor.
Kegiatan yang dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, mewakili Bupati Bogor tersebut menjadi wadah memperkuat sinergi antara pemerintah, penyuluh pertanian, akademisi, dan pelaku usaha dalam mendorong kemajuan sektor pertanian di Kabupaten Bogor.
Sektor Pertanian Menjadi Pilar Penting Pembangunan Daerah
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menegaskan bahwa sektor pertanian merupakan salah satu pilar penting dalam pembangunan daerah. Namun, sektor ini juga menghadapi berbagai tantangan yang membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.
Menurutnya, tantangan tersebut meliputi perubahan iklim, alih fungsi lahan, regenerasi petani, perkembangan teknologi, hingga dinamika pasar yang terus berkembang sehingga seluruh pihak dituntut mampu beradaptasi.
Kabupaten Bogor Memiliki Potensi Besar Mendukung Ketahanan Pangan
Ajat menjelaskan bahwa Kabupaten Bogor memiliki modal besar untuk menjadi daerah pertanian yang maju. Dengan luas wilayah sekitar 3.000 kilometer persegi, jumlah penduduk terbesar di Indonesia, serta posisi strategis sebagai penyangga kawasan Jabodetabek, Kabupaten Bogor memiliki peluang besar dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus menggerakkan perekonomian daerah.
“Potensi ini harus dimanfaatkan secara optimal. Penyuluh pertanian memiliki peran penting sebagai ujung tombak dalam mendampingi petani agar mampu meningkatkan produktivitas, kualitas hasil pertanian, dan daya saing di pasar,” ujar Ajat, dalam keterangan tertulis, Kamis 2 Juli 2026.
Pemkab Bogor Dorong Kolaborasi dan Inovasi Pertanian
Ajat mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi melalui berbagai inovasi di sektor pertanian. Upaya tersebut dapat diwujudkan melalui penyelenggaraan expo pertanian, festival pertanian, hingga temu bisnis yang mempertemukan petani dengan pasar, hotel, pelaku usaha, dan investor.
Melalui langkah tersebut, diharapkan hasil pertanian Kabupaten Bogor memiliki akses pasar yang semakin luas sehingga mampu meningkatkan nilai ekonomi bagi para petani.
Regenerasi Penyuluh Pertanian Menjadi Prioritas
Selain memperkuat kolaborasi, Ajat juga menekankan pentingnya regenerasi penyuluh pertanian agar keberlanjutan pembangunan sektor pertanian tetap terjaga, seiring dominasi generasi muda di Kabupaten Bogor.
Menurutnya, regenerasi menjadi salah satu kunci untuk memastikan inovasi dan pendampingan kepada petani terus berjalan secara berkesinambungan.
Pemkab Bogor Berikan Apresiasi kepada Penyuluh Pertanian Swadaya
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bogor turut memberikan apresiasi kepada para Penyuluh Pertanian Swadaya yang selama ini berkontribusi mendampingi petani serta mengembangkan berbagai inovasi di bidang pertanian.
Sebanyak 190 Penyuluh Telah Bersertifikat Kompetensi
Saat ini tercatat sebanyak 190 Penyuluh Pertanian Swadaya telah memiliki sertifikasi kompetensi. Mereka juga berhasil mengharumkan nama Kabupaten Bogor melalui berbagai prestasi di tingkat provinsi maupun nasional.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bogor berharap lahir berbagai gagasan dan kolaborasi baru yang mampu memperkuat pembangunan sektor pertanian yang modern, produktif, dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani sebagai bagian dari upaya mewujudkan Kabupaten Bogor yang lebih maju dan berdaya saing.
