KITAINDONESIASATU.COM – Tim SAR Sumenep berhasil melakukan evakuasi jenazah Saenah (66) yang dilaporkan hilang selama dua hari dari dalam sumur dalam di Desa Laklaok, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, pada Rabu (01/07).
Proses evakuasi jenazah dari sumur dalam di Sumenep ini menjadi sorotan warga setempat setelah bau menyengat tiba-tiba tercium dari sumur dalam tersebut.
Penemuan bermula saat air dari sumur dalam yang biasa digunakan untuk mandi berbau tidak sedap. Setelah dilakukan pengecekan visual, terlihat sosok korban di kedalaman 40 meter, yang kemudian memicu laporan resmi agar Tim SAR Sumenep segera melakukan evakuasi jenazah.
Prioritas evakuasi jenazah dari sumur dalam di Sumenep pun langsung ditetapkan mengingat kondisi sumur dalam yang kritis.
Menanggapi laporan tersebut, Tim SAR Sumenep di bawah koordinasi Kantor SAR Surabaya segera diterjunkan membawa peralatan High Angle Rescue Technique (HART).
Setibanya di lokasi pukul 11.05 WIB, tim langsung berkoordinasi dengan keluarga untuk memulai evakuasi jenazah, sekaligus memasang jalur khusus guna memperlancar evakuasi jenazah dari sumur dalam di Sumenep dari area sumur dalam.
Koordinator Pos SAR Sumenep, Nur Hadi Santoso, menjelaskan bahwa evakuasi jenazah dari sumur dalam di Sumenep ini diawali dengan penurunan blower.


