News

Pahala Salat Tarawih Malam Kesebelas: Keluar dari Dunia Seperti Bayi Baru Lahir

×

Pahala Salat Tarawih Malam Kesebelas: Keluar dari Dunia Seperti Bayi Baru Lahir

Sebarkan artikel ini
Jemaah melaksanakan tarawih di masji. (tiyo/KIS)
Jemaah melaksanakan tarawih di masji. (tiyo/KIS)

KITAINDONESIASATU.COM – Tak terasa kita sudah melaksanakan ibadah puasa selama 10 hari pada hari ini, Senin (10/2/2025). Nanti malam berarti pelaksanaan salah tarawih ke-11.

Umat Islam di seluruh dunia tengah menjalankan ibadah puasa Ramadan. Salah satu ibadah yang sangat dianjurkan selama bulan suci ini adalah salat tarawih. Salat tarawih merupakan salat sunnah yang hanya dilakukan pada bulan Ramadan.

Setiap malam Ramadan, salat tarawih memiliki keutamaan dan pahala yang berbeda-beda. Pada malam kesebelas Ramadan, terdapat keutamaan yang sangat istimewa bagi orang yang melaksanakannya.

Menurut kitab Durratun Nasihin, keutamaan salat tarawih malam kesebelas adalah kelak orang yang melaksanakannya akan meninggal dunia seperti keadaan di mana ia baru dilahirkan dari perut ibunya.

“Pada malam kesebelas, kelak ia akan meninggal dunia seperti keadaan di mana ia baru dilahirkan dari perut ibunya,” bunyi kitab Durratun Nasihin.

Keutamaan ini mengandung makna yang sangat dalam. Seorang muslim yang melaksanakan salat tarawih pada malam kesebelas diharapkan dapat meninggal dunia dalam keadaan suci dan bersih dari dosa, seperti bayi yang baru lahir.

Selain itu, keutamaan ini juga menjadi pengingat bagi setiap muslim untuk senantiasa mempersiapkan diri menghadapi kematian. Kematian adalah sesuatu yang pasti akan datang, dan tidak ada seorang pun yang tahu kapan ajalnya akan tiba.

Oleh karena itu, setiap muslim hendaknya memperbanyak ibadah dan amal saleh selama hidupnya, terutama di bulan Ramadan yang penuh berkah ini.

Salat tarawih malam kesebelas menjadi salah satu kesempatan emas bagi setiap muslim untuk meraih ampunan dan rahmat dari Allah SWT. Dengan melaksanakan salat tarawih dengan khusyuk dan penuh keikhlasan, seorang muslim berharap dapat meninggal dunia dalam keadaan husnul khatimah.

Selain salat tarawih, umat Islam juga dianjurkan untuk memperbanyak ibadah lainnya selama bulan Ramadan, seperti membaca Al-Qur’an, bersedekah, dan berzikir. Dengan memperbanyak ibadah, diharapkan setiap muslim dapat meraih pahala yang berlimpah dan menjadi pribadi yang lebih baik. Aamiin. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *