NewsDaerah

Pabrik Obat Ilegal di Bandung Diduga Cetak 8 Juta Butir Sehari, Uang Rp2 Miliar Mengalir Tiap Hari

×

Pabrik Obat Ilegal di Bandung Diduga Cetak 8 Juta Butir Sehari, Uang Rp2 Miliar Mengalir Tiap Hari

Sebarkan artikel ini
Pabrik obat ilegal
Pabrik obat ilegal di Bandung diduga memproduksi 8 juta butir sehari. Polisi telusuri aliran uang miliaran rupiah dan pemilik modal jaringan. (Humas Polda)

Petugas juga menemukan bahan baku dengan berat mendekati dua ton serta sejumlah mesin yang diduga digunakan untuk memproduksi obat.

Penyidikan kemudian berkembang dengan penangkapan satu tersangka tambahan.

Dari pengembangan tersebut, polisi kembali menyita 487.500 butir obat yang terdiri dari jenis tramadol dan hexymer.

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Dedi Supriyadi, memastikan penyelidikan tidak akan berhenti pada para pelaku yang sudah ditangkap.

Polisi kini menelusuri seluruh mata rantai bisnis tersebut, termasuk pihak yang mengendalikan produksi, mengatur keuangan, hingga pemilik modal.

Menurut Dedi, penyidik telah mengantongi sejumlah nama yang diduga memiliki keterlibatan dalam jaringan tersebut. Tim kepolisian masih bekerja untuk mengungkap peran masing-masing pihak.

“Polrestabes Bandung berkomitmen menuntaskan kasus ini sampai ke akar-akarnya. Kita akan ungkap semua pelaku sesuai perannya masing-masing, baik bagian keuangan, produksi, sampai ke pemilik modal. Nama-namanya sudah kita kantongi dan tim sedang bekerja di lapangan,” kata Dedi menegaskan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *