News

Optimistis Menang di Pilkada, Pasangan Mutiara Siap Jaga Kondusivitas Kabupaten Semarang

×

Optimistis Menang di Pilkada, Pasangan Mutiara Siap Jaga Kondusivitas Kabupaten Semarang

Sebarkan artikel ini
duet mutiara
Pasangan calon bupati dan wakil bupati Ngesti Nugraha-Nur Arifah atau Mutiara optimistis di Pilkada 2024 di Kabupaten Semarang. (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM -Pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Ngesti Nugraha-Nur Arifah atau Mutiara mengaku optimistis menang melihat banyaknya dukungan partai politik maupun elemen masyarakat lain untuk maju pada Pilkada 2024 di Kabupaten Semarang. 

Partai-partai yang mendukung dan mengusul pasanga  Mutiara ini adalah PDIP, Nasdem, PKB, PKS, Golkar, PAN, Hanura, Demokrat, PSI, Gelora, Perindo, Partai Ummat, Partai Buruh, dan Gerindra. Dua partai menyusul PBB dan Garuda.  

Ngesti Nugraha yang juga Bupati Semarang petahana ini memasang target menang pada pemilihan bupati dan wakil bupati semarang pada 27 November 2024. Pesaingnya adalah Nurul Huda dan Yarmuji (Haji) yang diusung PPP.

“Kita perlu membangun kebersamaan sesuai tagline kami yaitu “Bersama membangun kabupaten Semarang yang berdikari. Apa yang telah kami laksanakan selama  ini atas dukungan eksekutif, legislatif, Forkopimda sampai dengan pemerintah desa dan kelurahan ,tokoh agama dan masyarakat, alhamdulilah Kabupaten Semarang hingga saat ini tetap ayem, tentrem, dan kondusif,” katanya. 

Ngesti berharap dengan kodusivitas ini, investasi yang masuk ke Kabupaten Semarang terus meroket. Dia menyebut, pada tahun 2022 lalu, pihaknya mendirikan Mal Pelayanan Publik (MPP). Kemudian berjalan dua tahun, MPP kabupaten Semarang masuk  peringkat enam besar MPP terbaik kabupaten se-Indonesia. 

“Saat ini mengurus izin tata ruang dalam rangka syarat investasi di kabupaten Semarang lebih mudah. Jika sebelumnya terbitnya perizinan ini memakan waktu satu hingga 1,5 bulan, sekarang jika syaratnya lengkap, cukup sepuluh menit langsung jadi. Jika investasi di Kabupaten Semarang semakin meningkat akan meningkatkan ekomomi dan menyerap tenaga kerja dan PAD naik,” katanya.  

Kemiskinan Turun

Ngesti juga menyebut, di era kepemimpinannya, di bidang kesehatan, sejak 5 Oktober 2023, Kabupaten Semarang masuk UHC (Unversal Healt Coverage). Artinya kepesertaan BPJS kesehatan  mencapai 98,83 persen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *