Satu pendaki WNI hingga kini belum terdeteksi posisinya, tim terus melacak jejak di sekitar jalur pendakian dan area aman terdekat.
Gabungan Kekuatan Besar
Operasi ini melibatkan unsur lengkap lintas instansi: Basarnas, Polres Tobelo, Brimob, BPBD Halmahera Utara, TNI AD, TNI AL, TNI AU, PVMBG, Dinas Kesehatan, Imigrasi, organisasi pendaki Wanadri, Palang Merah Indonesia, serta masyarakat desa setempat.
Total ada sekitar 103 personel yang diturunkan, didukung peralatan lengkap termasuk pesawat nirawak / drone untuk memantau area berbahaya dari udara.
Tim SAR bertekad terus berusaha maksimal selama kondisi memungkinkan, namun keselamatan petugas tetap menjadi prioritas utama.
Pencarian akan dihentikan sementara jika terjadi peningkatan aktivitas vulkanik atau cuaca buruk, lalu dilanjut kembali saat aman.
Hingga berita ini ditulis, belum ada laporan tambahan keberadaan atau perkembangan baru. Masyarakat dan keluarga korban diminta tenang dan mengikuti informasi resmi dari tim penanganan bencana.***

