Ada Usulan Penyeberangan Gratis Selama Nataru
Dalam rapat koordinasi tersebut, muncul pula usulan pemberian subsidi penuh atau pembebasan tarif penyeberangan melalui pelabuhan alternatif.
Jika terealisasi, kebijakan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat memanfaatkan jalur alternatif sehingga kendaraan tidak seluruhnya menumpuk di Ketapang-Gilimanuk.
Layanan penyeberangan alternatif itu direncanakan berlangsung pada 18-30 Desember 2026. Jadwal tersebut disusun dengan mempertimbangkan kedatangan kapal pesiar di Pelabuhan Celukan Bawang.
Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menyatakan dukungannya terhadap rencana tersebut. Pemkab juga akan menyiapkan pengaturan lalu lintas di sekitar kawasan pelabuhan agar pergerakan kendaraan tetap terkendali.
Dinas Perhubungan Banyuwangi nantinya berkoordinasi dengan kepolisian, pengelola pelabuhan, dan instansi terkait untuk menyiapkan manajemen serta rekayasa lalu lintas.
Dengan persiapan tersebut, pemerintah berharap distribusi kendaraan selama Nataru 2026-2027 tidak hanya bertumpu pada lintasan Ketapang-Gilimanuk.***






