KITAINDONESIASATU.COM – Misteri penemuan jenazah yang mengambang di Sungai Kanal Turi-Tunggorono Dusun Peluk, Desa Pacarpeluk, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang terungkap, Selasa (11/2/2025).
Korban diketahui benama Putri Regita Amanda (19) pelajar kelas 12, SMA Sumobito warga Desa Sebani, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang.
Dia merupakan anak kedua pasangan pasangan Misman (60) dan Wiwit Indayati (48) yang ditemukan dalam keadaan meninggal dan ditemukan mengambang di sungai hari itu.
Sebelumnya korban berpamitan hendak COD (Cash on Delivery) dengan seseorang membawa sepe motor Vario, Senin (10/2/2025), namun pasca berpanitan itu hingga malam tidak kunjung pulang dan ponselnya juga tidak bisa dihubungi.
Tiga Korban Kebakaran Cafe & Homestay di Lamongan Teridentifikasi Warga Pemalang
Paman korban, Suwari (55) kepada wartawan di Jombang menjelaskan memastikan jenazah itu adalah keponakannya Putri Regita Amanda yang baru saja ditinggal ibunya meninggal dunia.
Suwardi kemudikan menceritakan jika hari Senin (10/2/2025) sekitar pukul 16:00 WIB, tujuannya COD-an, dia mau lulusan sekolah, saat ini ia duduk dikelas 3 SMA.
Bahkan saat itu ayah korban berpesan untuk tidak pulang larut malam, setelah beberapa saat mengendarai Hoda Vario korban dihubungi ayahnya tidak aktif.
“Bahkan ditelon berulang-ulang tidak tersambung, jam 8 malam ditelepon tidak aktif, jam 9 malam dan jam 10 malam juga tidak aktif. Kemudian sekitar jam 1 malam yelepon berdering tetapi tidak diangkat,” jelas paman korban Suwari.
Seluruh keluarga cemas malam itu, mengingat ibu korban juga baru saja meninggal, hingga seluruh keluarga korban cemas sampai tidak bisa tidur semalam, mungkin terjadi hal-hal aneh.
Tiga Korban Tewas Kafe Terbakar di Lamongan diduga Terjebak Api Saat Akan Menyelamatkan Diri
Namun yang mengagetkan Suwardi tahu-tahu ada kabar pagi-pagi, Senin (11/2/2025) adanya penemuan mayat seorang wanita mengapung di singai.
Seperti kita ketahui adanya penemuan mayat mengapung di Sungai Kanal Turi-Tunggorono di Dusun Peluk RT 03 RW 03, Desa Pacarpeluk, Megaluh.
Kasi Humas Polres Jombang, AKP Kasnasin mengatakan seorang warga yang berjalan di pinggir sungai melihat adanya sosok mayat terapung di sungai yang mengalir dari selatan ke utara.
Kemudian saksi dan warga desa lainnya menepikan sosok mayat dengan cara mengikat mayat korban dengan seutas tali untuk dipinggirkan agar tidak hanyut.
Setelah itu warga kemudian melapor ke perangkat desa hingga akhirnya diteruskan ke Polsek megaluh, polisi kemudian mengevakuasi mayat dibawake RSUD Jombang.
Setelah dilakukan otipsi dan pemeriksaan lebih mendalam ternyata korban meninggal adalah seorang siswi salah satu SMA di Megaluh Jombang yang tak lain adalah Putri Regita Amanda. **


