KITAINDONESIASATU.COM – Puluhan siswa SD Negeri Cadas Leueur di Desa Bantar Karet, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, masih harus menjalani kegiatan belajar mengajar di bawah tenda darurat.
Kondisi tersebut terjadi karena tiga ruang kelas mengalami kerusakan dan hingga kini belum mendapatkan perbaikan, meski sudah berlangsung selama tiga tahun.
Tiga Ruang Kelas Rusak Belum Kunjung Diperbaiki
Memasuki tahun ajaran baru, sebanyak 49 siswa terpaksa belajar di lapangan sekolah yang hanya beratapkan terpal. Ruang belajar darurat itu menjadi solusi sementara agar aktivitas pembelajaran tetap berjalan meski fasilitas yang tersedia sangat terbatas.
Para siswa harus mengikuti pelajaran di bawah cuaca panas dan terkadang diterpa angin, sehingga proses belajar menjadi kurang nyaman.
Selain mengganggu konsentrasi, kondisi tersebut juga menimbulkan kekhawatiran terhadap keselamatan apabila cuaca memburuk.
Pihak sekolah menjelaskan bahwa penggunaan tenda merupakan inisiatif agar kegiatan belajar tidak terhenti.
Menurut Wakil Kepala SD Negeri Cadas Leueur, Iwan, usulan perbaikan ruang kelas telah beberapa kali diajukan sejak beberapa tahun lalu. Namun, hingga kini pembangunan belum juga terealisasi.
Seorang siswi bernama Siti Nuraeni mengaku berharap dapat kembali belajar di ruang kelas yang aman dan nyaman. Ia mengaku merasa khawatir ketika angin bertiup kencang karena tenda dinilai tidak memberikan perlindungan yang memadai.
Pihak sekolah bersama orang tua murid berharap Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Pendidikan segera merealisasikan pembangunan tiga ruang kelas yang rusak.




