KITAINDONESIASATU.COM – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 1 Jakarta mengeluarkan imbauan penting bagi para penumpang kereta api jarak jauh yang akan berangkat dari Stasiun Gambir pada Minggu (14/6). Menyusul adanya kegiatan lari berskala besar yang memicu penutupan sejumlah ruas jalan utama di Jakarta, KAI meminta pelanggan mempertimbangkan Stasiun Jatinegara sebagai titik alternatif untuk naik kereta.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa rekayasa lalu lintas dan penutupan jalan berpotensi menyebabkan keterlambatan penumpang menuju Stasiun Gambir. Meski demikian, operasional di Stasiun Gambir tetap berjalan normal dan tetap melayani proses keberangkatan maupun kedatangan penumpang seperti biasa.
Sebagai langkah antisipasi, sejumlah kereta api keberangkatan dari Stasiun Gambir akan melakukan Berhenti Luar Biasa (BLB) di Stasiun Jatinegara agar penumpang memiliki akses yang lebih mudah menuju perjalanan mereka.
Kereta yang dijadwalkan berhenti di Stasiun Jatinegara antara lain KA Tambahan Gambir–Yogyakarta, KA Argo Semeru tujuan Surabaya Gubeng, KA Purwojaya tujuan Cilacap, KA Parahyangan tujuan Bandung, hingga KA Taksaka tujuan Yogyakarta.
Tak hanya kereta keberangkatan, beberapa kereta kedatangan menuju Stasiun Gambir juga akan melakukan pemberhentian tambahan di Jatinegara. Di antaranya KA Taksaka relasi Yogyakarta–Gambir, KA Argo Dwipangga dari Solo Balapan, serta KA Argo Bromo Anggrek dari Surabaya Pasarturi.
KAI mengingatkan seluruh calon penumpang agar tidak menunggu hingga menit terakhir untuk berangkat ke stasiun. Potensi kemacetan akibat penutupan jalan diperkirakan terjadi di sejumlah titik strategis Jakarta, sehingga pelanggan diminta datang lebih awal dan memantau jadwal perjalanan melalui kanal resmi KAI.
Informasi terkait perubahan operasional ini juga telah disebarkan kepada pelanggan melalui layanan SMS dan WhatsApp blast guna memastikan seluruh pengguna jasa mendapatkan informasi terbaru.(*)


