KITAINDONESIASATU.COM – Menteri Agama Nasaruddin Umar menyatakan dukungannya agar masjid dapat dijadikan pusat pelaporan dan pencegahan penyalahgunaan narkoba. Hal ini ia sampaikan saat menerima audiensi dari Gerakan Anti Narkoba Nasional (GANNAS) di kantor Kemenag.
”Saya mendukung gagasan yang dilakukan GANNAS untuk mencegah narkoba. Sebab hal ini sangat-sangat berbahaya buat bangsa kita,” tegas Nasaruddin Umar, dikutip dari laman resmi Kemenag.
Ia menambahkan pernah menyaksikan langsung bagaimana narkoba menghancurkan hidup seseorang hingga keluarganya ikut merasakan penderitaan.
Karena itu, ia menilai upaya GANNAS selama 18 tahun dalam program pengentasan narkoba patut diapresiasi.
“Saya minta kepada seluruh masyarakat mendukung gagasan-gagasan ini, karena ini adalah volunteer yang perlu diacungi jempol. Saya sendiri sangat salut karena selama 18 tahun telah berjuang mencegah bangsa kita dari narkoba,” ujarnya.
Ketua Umum GANNAS, I Nyoman Adi Peri, menekankan bahwa masjid seharusnya tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah spiritual, tetapi juga bisa menjadi pusat aktivitas sosial.
“Masjid sebagai pusat pelaporan, pusat pencegahan, dan sebagainya. Karena masjid itu bukan saja berfungsi untuk ibadah spiritual, tapi juga ibadah sosial yang lebih luas,” kata Nyoman.
Ia pun mendorong Kemenag untuk mendukung fatwa haram narkoba sekaligus memperkuat edukasi bahaya narkoba di masyarakat.


