Peringatan itu bukan berasal dari komunitas UFO pinggiran, melainkan dimuat setengah halaman penuh di The Times edisi 17 Januari, lalu diikuti media besar lain seperti The Independent. Fakta bahwa media sekelas Times mengangkat isu ini menjadi sorotan serius.
Sistem keuangan modern, sejatinya, tidak berdiri di atas aset fisik, melainkan kepercayaan kolektif. Angka di rekening hanyalah janji yang bernilai selama publik yakin tatanan sosial tetap berjalan. Ketika asumsi dasar tentang realitas mulai goyah, pasar cenderung bereaksi dengan satu naluri: mundur.
Fenomena ini pernah terjadi. Pada 2017, New York Times mengungkap keberadaan program AATIP Pentagon yang menyelidiki fenomena udara tak dikenal.
Sejak itu, diskursus publik perlahan bergeser—dari sekadar “objek tak teridentifikasi” menuju kemungkinan keberadaan kecerdasan non-manusia.
Pada 2025, sebuah film dokumenter berjudul The Age of Demystification bahkan menghadirkan puluhan tokoh militer dan intelijen AS. Pernyataan-pernyataan di dalamnya, meski kontroversial, mempercepat normalisasi topik yang sebelumnya tabu.
Proses ini dikenal sebagai pembukaan “jendela Overton”—ketika ide ekstrem perlahan dipindahkan ke wilayah diskusi yang dianggap wajar. Polanya dinilai mirip dengan perubahan persepsi publik menjelang dan selama pandemi global.


