KITAINDONESIASATU.COM – Komisariat Wilayah (Komwil) III Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) akan merumuskan sejumlah usulan ke tingkat nasional untuk mendorong kemajuan kota-kota di Indonesia melalui Mayors Talk 2026: Climate and Urban Resilience.
Hal tersebut disampaikan Direktur Eksekutif Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI), Alwis Rustam, saat malam APEKSI di Balai Kota Bogor.
“Iya, jadi besok itu apa yang menjadi pembahasan tidak hanya berbagi, tetapi juga memajukan beberapa usulan untuk menjadi kebijakan nasional,” ucap Alwis.
Mayors Talk 2026 Dorong Usulan Kebijakan Nasional
Dalam agenda Mayors Talk 2026, kota-kota yang tergabung dalam Komwil III APEKSI akan berbagi praktik baik yang telah diterapkan di masing-masing daerah, termasuk berbagai program yang dilakukan Pemerintah Kota Bogor.
Praktik baik tersebut nantinya akan dibagikan melalui pendekatan horizontal learning, sehingga pengalaman dan inovasi dari satu kota dapat menjadi pembelajaran bagi kota lainnya.
Selain berbagi pengalaman, forum tersebut juga akan membahas berbagai tantangan yang dihadapi setiap kota. Berbagai hambatan yang muncul akan dibahas bersama para narasumber untuk mencari solusi dan merumuskan langkah yang dapat diterapkan secara lebih luas.
“Dan yang terakhir tentu untuk ke publik, masyarakat harus tahu bahwa saat ini tantangan berat bukan hanya soal fiskal, tetapi juga soal cuaca, kesiapan terkait lingkungan, sampah, perubahan iklim, dan lain-lain,” ungkapnya.
Kota Tangguh Hadapi Perubahan Iklim dan Persampahan
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengatakan bahwa di tengah kondisi yang serba terbatas, baik dari sisi anggaran maupun berbagai persoalan lingkungan hidup, diperlukan kolaborasi melalui pertukaran dan penerapan praktik baik.
Menurutnya, kolaborasi berbagai pihak menjadi salah satu langkah penting untuk membangun kembali ketangguhan kota dalam menghadapi berbagai tantangan.
“Maka kita harus bisa juga mencari solusi-solusi bagaimana kemudian mengembalikan situasi kota sebagai kota tangguh melalui kolaborasi dan sinergi berbagai pihak,” ucapnya.
Persoalan lingkungan, pengelolaan sampah, perubahan iklim, hingga keterbatasan fiskal menjadi sejumlah tantangan yang perlu dihadapi pemerintah kota secara bersama-sama.
Kolaborasi Jadi Kunci Membangun Kota Tangguh
Wakil Ketua Bidang Kerja Sama APEKSI yang juga Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid, mengatakan bahwa membangun kota tangguh tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik maupun berbagai program pemerintah.
Menurutnya, ketangguhan juga dimulai dari kepemimpinan wali kota dan wakil wali kota dalam menghadapi berbagai keterbatasan dan persoalan perkotaan.
“Tetapi kita harus tangguh terus, dengan segala keterbatasan, TKD dan sebagainya, dengan situasi dan kondisi, masalah sampah yang belum selesai, infrastruktur mungkin yang belum selesai. Tangguh dalam kita terus menciptakan terobosan-terobosan, program-program yang mana itu kita harus melibatkan semuanya,” ungkapnya.
Ia menilai berbagai langkah yang telah dilakukan Kota Bogor dalam menangani tantangan perkotaan, termasuk pengelolaan persampahan melalui kolaborasi, dapat menjadi contoh bagi kota-kota lainnya.
Menurut Achmad, kolaborasi tidak hanya diperlukan antarkota, tetapi juga harus melibatkan seluruh elemen masyarakat serta berbagai peluang yang tersedia.
“Kolaborasi itu penting, bukan hanya kolaborasi antarkota, tetapi kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat, seluruh peluang-peluang yang ada. Tadi dari Bogor juga sudah ada inspirasi anak muda, Mas Ernest, yang ternyata bisa mengolah bahan limbah menjadi rupiah. Nah, ini luar biasa. Ini yang harus terus kita ciptakan, peluang-peluang itu,” ujarnya.
Mayors Talk 2026 Hadirkan Pemerintah Pusat dan Akademisi
Acara inti Mayors Talk 2026: Climate and Urban Resilience akan berlangsung pada Selasa
29 September 2026 hari ini, dengan menghadirkan berbagai narasumber dari pemerintah pusat, instansi terkait, maupun kalangan akademisi.
Forum tersebut diharapkan menjadi ruang untuk memperkuat pertukaran pengalaman antarkota sekaligus membahas berbagai tantangan yang dihadapi pemerintah kota dalam mewujudkan pembangunan perkotaan yang tangguh.
Berbagai inovasi yang telah dilakukan kota-kota anggota APEKSI diharapkan dapat menjadi inspirasi dan memperkuat kerja sama dalam menghadapi persoalan lingkungan, perubahan iklim, persampahan, infrastruktur, serta keterbatasan fiskal.
“Mudah-mudahan semakin memperkuat kolaborasi, terus kota-kota ini kita bangun untuk memang semuanya tangguh dengan potensi masing-masing,” ujar Achmad.
Dengan adanya Mayors Talk 2026, APEKSI Komwil III diharapkan dapat menghasilkan berbagai gagasan dan usulan yang tidak hanya bermanfaat bagi masing-masing pemerintah kota, tetapi juga dapat menjadi bahan pembahasan untuk kebijakan di tingkat nasional.




